DPRD  Jabar Apresiasi Pengamanan Mudik 2019

7

BISNIS BANDUNG- Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudy Sufahriadi menyampaikan pengamanan arus mudik dan balik tahun ini memiliki karakteristik yang khas dibandingkan dengan operasi pengamanan tahun-tahun sebelumnya.

Operasi Ketupat 2019 dilaksanakan berbarengan dengan penyelenggaraan Pemilu 2019 dan hal tersebut membuat potensi kerawanan yang bakal dihadapi dalam penyelenggaraan operasi ketupat 2019 semakin kompleks.
“Saya dan panglima sudah mengecek. Pertama jalur yang akan digunakan mudik. Berikutnya kita akan cek yang kedua kali. Polda dan Mabes Polri juga menyiapkan helikopter, kalau ada yang sakit, atau darurat lainnya kita siapkan untuk evakuasi,”  ungkap Irjen Rudy di Bandung, pekan lalu.

Operasi ketupat 2019 akan diselenggarakan di 34 polda dengan 11 polda prioritas salah satunya Polda Jabar. Operasi tahun ini pun akan melibatkan 160.335 personel gabungan terdiri atas 93.558 personel Polri, 13.131 personel TNI, 18.906 personel kementerian dan dinas terkait, 11.720 personel satpol PP, 6.913 personel pramuka, serta 6.076 personel ormas dan kepemudaan.

Ketua Komisi I DPRD Jabar, Syahrir mengapresiasi kesiapan Polda Jawa Barat yang bersinergi dengan TNI terkait kesiapan pelaksanaan arus mudik dan baik Lebaran 2019.

“Kami mengapresiasi kesiapan Polda Jabar terkait kesiapan mudik tahun ini, salah satunya dengan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2019 di depan Gedung Sate Bandung, hari ini,” kata Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Syahrir, di Bandung, Selasa.

Syahrir menuturkan sinergitas aparat penegak hukum dalam melaksanakan keamanan dan ketertiban harus selalu terjalin dengan baik. Hal itu demi kenyamanan dan keamanan masyarakat Jawa Barat yang mudik dan balik. “Tentu kami sangat mendukung adanya sinergitas TNI Polri dalam memberikan rasa aman terhadap masyarakat,” ujar Syahrir.

Personil aparat keamanan yang dikerahkan mencapai 100 ribu lebih yang disebar di beberapa titik strategis di wilayah Jawa Barat, sehingga diharapkan pengamanannya lebih maksimal dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Polda Jabar tentu sudah memetakan penempatan petugasnya selama operasi ini berlangsung,” katanya seraya mengimbau masyarakat menjaga ketertiban dan keamanan selama mudik dan balik nanti. (B-002)***