Bakakak Hayam Sajian Untuk Anak Sunat dan Pengantin

14

Bakakak hayam (ayam bakar) merupakan kuliner tradisional yang berasal dari daerah Jawa Barat. Bakakak hayam merupakan makanan pendamping atau lauk pauk yang dimakan bersama nasi. Bakakak hayam juga digunakan sebagai piranti upacara adat karena bagi masyarakat Sunda merupakan makanan tradisi yang selalu disajikan pada waktu upacara tertentu. Ayam yang biasanya digunakan  adalah ayam jantan, karena dipercaya bahwa ayam jantan merupakan salah satu binatang penolak bala agar arwah leluhur tidak menganggu tetapi diharapkan dapat membantu kelancaran  kegiatan yang diselenggarakan.

Sebagai bagian dari upacara adat, bakakak hayam mempunyai nilai budaya yang tinggi, karena bagi orang Sunda makanan tersebut merupakan tradisi yang harus selalu dijaga keberadaannya , sehingga jika upacara adat tertentu tidak menghadirkan makanan tersebut, upacara dianggap tidak sah.  Di samping itu bakakak hayam memiliki fungsi sosial,  sebagai sajian yang mencerminkan kebersamaan, karena bentuknya yang besar dapat dimakan beramai-ramai.

Untuk upacara perkawinan, bakakak hayam dijadikan sebagai sesaji utama dalam acara uap lingkungung. Dalam hal ini bakakak hayam diperuntukan khusus bagi kedua mempelai, bukan untuk tamu undangan.Dalam acara pernikahan, bakakak hayam dapat dikonsumsi oleh kedua mempelai setelah acara Ijab Kabul selesai dilaksanakan, setelah kedua mempelai duduk di kursi pelaminan. Bakakak hayam akan disajikan di dalam piring tanpa menggunakan nasi. Setelah itu kedua mempelai akan saling berebut dan tarik menarik untuk mengambil setiap bagian ayam tersebut. Besarnya potongan yang akan didapatkan, melambangkan besarnya rezeki yang nantinya akan diperoleh dalam kehidupan rumah tangganya.

Pada upacara sunatan, bakakak hayam disajikan untuk pengantin sunat, bukan untuk tamu undangan yang datang. Bakakak hayam pada upacara sunatan melambangkan anak yang disunat kelak akan memiliki tubuh dan mental yang baik. Bakakak hayam disajikan setelah anak tersebut disunat, umumnya disajikan bersama nasi kuning. Fungsi bakakak hayam ini adalah sebagai obat untuk mempercepat kesembuhan dan merangsang pertumbuhan tubuh anak pasca disunat.Bakakak hayam dapat berfungsi sebagai obat, karena dari ramuan bumbu-bumbunya seperti bawang putih, bawang merah dan ketumbar. Bawang putih yang mengandung minyak astiri, allcin dan alin dapat membantu proses penyembuhan, selain dikenal sebagiai obat penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi. Bawang merah yang mengandung plavonglikosida bersifat sebagai toksin yang mampu membunuh bakteri dan anti radang. Ketumbar mempunyai khasiat untuk menghangatkan tubuh dan obat masuk angin. (E-001) ***