FILM HIT AND RUN – Film Yang Ditakuti Pemerannya

1180

Beberapa waktu lalu, bertempat di PvJ (Paris van Java) Jl. Sukajadi, Bandung beberapa artis pendukung film bertajuk “Hit & Run”, mengadakan meet and greet dilanjutkan dengan nonton bersama.

“Dalam original skrip , saya sama Chandra nggak ada scene action-nya. Tetapi Bang Joe bilang ke Sutradara, kalau saya sama Chandra harus ada scene action-nya,” tutur Jefri, salah satu di antara pemain yang hadir di PvJ.

Dalam film “Hit & Run” ini, semua artis pemeran tidak hanya sekedar atau membuat karakter masing-masing. Tetapi masing-masing karakter ada chemistry yang kuat.

“Jadi nggak cuma karakter heroik saja yang ditonjolkan,” ujar Joe Taslim, juga artis yang terlibat dalam film Hit & Run.

“Bang Joe (Joe Taslim) ini diibaratkan otot yang nyatuin tulang-tulang, dalam film “Hit & Run” ini dan Chandra  sebagai jantungnya,” ujar Jefri

Diakui Jefri , bahwa ini pengalaman pertama  bermain di film action yang pertama  yang semula agak ditakuti ,  soalnya dirinya banyak bermain dari film non action,  sekarang bermain  film yang mengharuskan latihan koreo,  ditambah di film ini bermain bersama aktor yang udah diakui dunia  (Joe Taslim).

Dalam film Hit & Run ada pengalaman lucu yang dialami Jefri  yakni ketika melakukan adegan tonjok tonjokan. Yang aku takuti, ujar Jefri adalah  salah tonjok .

Film “Hit & Run” Ini jadi semacam “reuni” beberapa artis pendukungnya. Contohnya, saya sama Joe Taslim setelah 8 tahun baru dipertemukan lagi. ”Bahkan saya di film ini jadi sasaran utama Joe . Jadi buat yang penasaran gimana caranya saya reuni sama Joe, bisa langsung nonton saja tanggal 4 Juni 2019 nanti,” papar Yayan aktor laga yang terlibat dalam film Hit & Run

Suasana syuting film “Hit & Run” jadi seperti sedang liburan  sambil berkarya ,  di lokasi tempat pengambilan gambar juga diisi dengan main “ware wolf”, jadi sekalian membikin chemistry sesama pemain sebelum syuting. (E-011) ***