Kang Emil dan Uu Gelar “Open House” di Pakuan

12

BISNIS BANDUNG–Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyatakan rasa syukurnya atas kondisi keamanan Jabar kondusif selama ramadhan hingga Idul Fitri. Hal tersebut tidak terlepas atas kesungguhan kerjasama pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat Jabar tentunya.

“Kita prihatin atas kejadian di provinsi lain yang diwarnai  aksi teroris yang mengganggu keamanan. Alhmdulillah di Jawa Barat kondusif. Terimakasih pada aparat keamanan dan masyarakat yang berhasil menjaga Jabar tetap aman,” kata Kang Emil panggilan intimnya  usai shalat Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah di lapangan Gasibu, Rabu (5/6).

Dalam sanbutannya sebelum pelaksanaan solat Idul Fitri, Ridwan Kamil juga mengajak masyarakat Jabar mensyukuri nikmat berbangsa dan bernegara.

“Ini adalah nikmat Alloh yang tak ternilai harganya. Kita bisa berkaca ke  negara-negara lain seperi Yugoslavia, Suriah dan lain-lain yang negaranya terpecah belah. Mari kita syukuri Indonesia yang utuh,”  ucapnya.

Usai sholat Idul Fitri tingkat Provinsi Jabar, untuk pertama kalinya sejak menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum menggelar Open House Hari Raya Idul Fitri di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata No. 1, Kota Bandung.

Open House yang dimulai pukul 08.30  tersebut  sebagai momen bersilaturahim bersama masyarakat, serta para pejabat eselon dan staf di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat. Terlihat hadir mendampingi yaitu Atalia Praratya dan Lina Ruzhan, juga Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa beserta istri.

“Alhamdulillah  ini Lebaran pertama saya dan Pak Uu sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Tadi kita sama-sama salat Id di Gasibu, kemudian sekarang lanjut Open House,” kata Emil saat ditemui di sela silaturahimnya bersama warga.

Emil menekankan, Idul Fitri identik dengan hari kemenangan menjadi momentum kemenangan bagi bangsa Indonesia. Cirinya yaitu dengan saling memaafkan antarsesama anak bangsa.

“Kemudian Idul Fitri ini kita berdoa semua meraih kemenangan. Ciri kemenangan adalah mampu memaafkan dan meminta maaf juga,” ujarnya.

Selain itu, Emil mengingat semua elemen bangsa terutama yang ada di Jawa Barat agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan, serta terus mengedepankan persamaan dibanding perbedaan yang ada.

Dengan begitu bangsa ini bisa meraih kemenangan sejati yang dimaknai dengan cinta kasih dan kedamaian. Melalui cinta dan damai diharapkan Indonesia akan maju dan berdaya yang dilandasi toleransi dan persatuan.

“Perbedaan apapun tapi ukhuwah islamiyah kita sama, rukun iman islamnya sama, yang kita cari insyaallah kita akan selalu damai,” ungkap Emil.

“Dengan semangat syawal ini di hari kemenangan, kita berharap bangsa Indonesia ini menang, menjadi bangsa yang berdaya, maju yang landasannya adalah toleransi dan ukhuwah,” tuturnya. (B-002)***