Angka Kecelakaan Mudik 2019 Di Jabar Berkurang

14

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Refdi Andri mengatakan jumlah kecelakaan lalu lintas mudik Lebaran maupun sebaliknya pada tahun 2019 turun drastis dibandingkan tahun lalu .

“Tahun 2018, jumlah kecelakaan lalu lintas selama 12 hari sebanyak 1.491, tahun ini dengan waktu yang sama jumlahnya hanya 529. Korban meninggal dunia pada tahun yang lalu 331 sedangkan 2019 sebanyaki 132,” kata Refdi dalam keterangan resminya yang dirilis situs ntmcpolri.info, Selasa (11/6/2019).
Operasi Ketupat merupakan kegiatan rutin yang digelar Polri dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri. Pelaksanaan operrasi di tahun ini dimulai sejak akhir Mei 2019 dan berlangsung selama 13 hari.Meski kegiatan operasi belum berakhir, namun sudah menunjukan tren positif. Korban kecelakaan yang mengalamai luka berat juga mengalami penurunan, pada 2018 jumlahnya mencapai 391orang , sedangkan untuk tahun ini 97 orang.
Sementara luka ringan, dari 1.890 orang pada 2018 pada tahun ini selama 12 hari operasi Ketupat , korban luka ringan sebanyak 1.638 orang. Menurut Refdi, selama 12 hari pelaksanaan Operasi Ketupat tahun 2019 dibandingkan 12 hari Operasi Ketupat tahun lalu kejadian kecelakaan lalu lintas turun hingga 65 %.

“Faktor-faktor pendukung penyebab angka kecelakaan turun secara signifikan. Mungkin kita semua tahu , kita menggelar kampanye keselamatan lalu lintas, kita siarkan dan sampaikan seperti yang kita kenal yakni milenial road safety. Kemudian bulan empat akhir dan lima awal kita melaksanakan operasi keselamatan lalu llintas selama 14 hari,” ujar Refdi.
Lebih lanjut Refdi mengatakan, faktor unggulan yang mempengaruhi turunnya angka kecelakaan lalu lintas juga berkat adanya infrastruktur yang lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu termasuk sarana dan prasarana.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, terdapat 11 orang pemudik yang meninggal di jalan pada tahun 2019 ini. Sementara tahun lalu ada 15 orang.

Truno mengatakan, secara keseluruhan tingkat kecelakaan pada periode mudik tahun ini di Jawa Barat menurun sampai 37%.
Pada tahun lalu misalnya, jumlah kecelakaan lalu lintas pemudik di Jabar mencapai 23 kejadian dengan 15 orang meninggal dunia, 3 luka berat dan 23 luka ringan.
Sementara pada mudik tahun ini, jumlah kecelakaan sebanyak 13 kejadian dengan 11 orang meninggal dunia, 7 mengalami luka berat dan 23 luka ringan.
“Untuk jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas hasil anev (analisis dan evaluasi) menurun 37 %,” ujar Truno.

Dijelaskan Truno , turunnya angka kecelakaan di Jabar , selain koordinasi pengamanan lalu lintas seluruh personel di daerah, kelayakan infrastruktur jadi salah satu faktor menurunnya angka kecelakaan. Masyarakat juga sudah lebih baik dalam mempersiapkan dirinya dalam kendaraan sebelum mudik. (E-002)***