Bea Cukai Bandung Gagalkan Selundupan Sabu Dalam Buku

6

Kantor bea cukai bandung berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu sebanyak Dua Kilogram lebih, yang disembunyikan di dalam lipatan buku. Tersangka ditangkap, sesaat setelah turun dari pesawat rute kuala lumpur bandung di bandara husein sastranegara Kota Bandung. Pengungkapan berhasil, setelah dilakukan proses sinar x dan endusan anjing pelacak.

Jajaran bea cukai bandung, berhasil menangkap seorang wanita berinisial WB, yang hendak menyelundupkan narkotika jenis sabu sebanyak dua kilogram lebih. Dari keterangan kepala kantor wilayah bea dan cukai Provinsi Jawa Barat, pelaku WB menyembunyikan sabu di dalam lipatan buku, dengan menggunakan Alumunium Foil. Narkotika golongan satu tersebut, didapat dari nigeria yang merupakan jaringan prancis. Tersangka yang merupakan warga Jawa Barat dengan profesi ibu rumah tangga itu, ditangkap sesaat setelah turun dari pesawat di bandara husein sastranegara kota bandung, yang menaiki pesawat malindo air rute kuala lumpur bandung.  Pengungkapan dan penggagalan itu, diketahui dari hasil pemeriksaan sinar x yang diperkuat oleh endusan anjing pelacak atau k nine milik Polda Jawa Barat. Setelah diperiksa lebih intens, di dalam lipatan buku tersebut ditemukan bungkusan alumunium foil yang ternyata berisi sabu sebanyak Dua Ribu Delapan Puluh Lima gram, atau lebih dari dua kilogram. Keberhasilan bea cukai itu, diklaim telah menyelamatkan lima belas ribu nyawa manusia, dari bahaya penggunaan narkotika.

Jika diuangkan, nilai sabu yang disita mencapai empat miliar seratus tujuh puluh juta rupiah. Sementara itu, atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal berlapis tentang narkotika, dengan ancaman pidana seumur hidup atau mati. Dari keterangan tersangka WB, dirinya baru pertama kali melakukan aksi penyelundupan tersebut. Namun petugas tak begitu saja percaya atas keterangan tersebut.tim bea cukai dan jajaran polda Jawa Barat, masih melakukan pengembangan dan pendalaman jaringan penyelundupan sabu ini.

Yuwana Kurniawan, Bandung Tv.