Gubernur, KAPOLDA, Dan PANGDAM Imbau Warga JABAR Tidak Ke MK

22

Gubernur Jawa Barat, Kapolda Jabar, dan PANGDAM tiga siliwangi, mengimbau agar warga jabar tidak datang ke mahkamah konstitusi atau mk saat sidang terkait pilpres 2019. Warga jabar diimbau menyerahkan semua prosesnya ke mk, dan menunggu hasil sidang di rumah.

Ditemui seusai apel konsolidasi operasi ketupat lodaya 2019 dan kesiapan pengamanan sidang perselisihan hasil pemilihan umum, di mapolda jabar, kamis pagi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan apresiasinya terhadap kondusifitas jabar, dan menurunnya angka kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran 2019. Gubernur mengimbau agar warga JABAR tidak datang ke mahkamah konstitusi jakarta, saat sidang perselisihan hasil pemilu diselenggarakan.

Sementara itu, Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan, pihaknya terus berupaya agar tidak ada warga jabar yang pergi ke MK. Pihaknya pun tidak akan melakukan upaya penyekatan massa.

Pangdam tiga siliwangi pun menyatakan, akan menindak tegas oknum tni yang tidak menjaga soliditas dengan kepolisian. Dirinya yakin, jika jabar aman, pembangunan pun akan lancar.

Sidang hasil perselisihan pemilu akan digelar pada 14 juli 2019. Gubernur, kapolda, dan pangdam, mengimbau agar warga jabar tidak datang ke mk saat sidang tersebut.

Budi hartati, bandung tv.