Pemerintah Lakukan Ujicoba Solar B30

45

Suksesnya kebijakan B20 yang diterapkan sejak 1 September 2018 tahun lalu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kini meluncurkan dan melakukan uji coba bahan bakar B30.

Pemerintah  terus melakukan persiapan dengan menghadirkan bahan bakar solar dengan campuran FAME 30 % (Solar B30). Melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Road Test Penggunaan Bahan Bakar B30 pada kendaraan bermesin diesel telah dilakukan oleh dua pabrikan DFSK dan UD Truck.

Ikut ambil bagian dalam kegiatan ini, DFSK yang meminjamkan dua unit Super Cab untuk mencoba kemampuan Solar B30 sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah.

“Kami melihat bahwa pemerintah memiliki itikad baik terhadap industri otomotif di Indonesia dengan menyediakan bahan bakar yang berkualitas kepada masyarakat. Terlebih penggunaan Solar B30 memiliki pengaruh skala ekonomis dan juga efek lingkungan yang lebih baik, sesuai dengan visi kami juga menghadirkan kendaraan berkualitas dengan harga yang terjangkau untuk konsumen,” kata Managing Director PT Sokonindo Automobile of Sales Centre, Franz Wang.

Dua unit DFSK Super Cab yang dipinjamkan merupakan varian 1.3 T Diesel akan diisi dengan Solar B20 dan  Solar B30. Mobil pikap rakitan Cikande, Serang, Banten ini menggunakan mesin SFD 1.300 cc yang mampu menyemburkan tenaga hingga 75 Tk dan torsi 190 Nm.

Road Test Penggunaan Bahan Bakar B30 mengajak DFSK Super Cab menempuh jarak 50.000 kilometer, dengan rute Lembang – Cileunyi – Nagreg – Kuningan – Tol Babakan – Slawi – Guci – Tegal – Tol Cipali – Subang – Lembang sejauh 560 kilometer . Direncanakan DFSK Super Cab akan melewati berbagai jenis kontur jalan dan akan dilihat sejauh mana efek penggunaan Solar B30.

Pabrikan lainnya yang terlibat dalam uji B30 adalah UD Trucks Indonesia. Implementasi uji jalan ini sejalan dengan peraturan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No.12 tahun 2015 tentang pemasokan, pemanfaatan dan perdagangan biofuel sebagai bahan bakar.

Uji Jalani bertujuan untuk memastikan bahwa B30 bisa digunakan pada mesin diesel dengan performa mesin tetap baik dan biaya pemeliharaan tidak meningkat, dilakukan sejak 20 Mei 2019 selama 149 hari dengan jarak tempuh 40,000 km. Christine Arifin,  Direktur Marketing dan Business Plan dari UD Trucks Indonesia mengatakan, UD Trucks mendukung program pemerintah untuk B30 yang rencananya akan diimplementasikan pada tahun 2020. ”Kami mengharapkan  ada konsistensi dalam hal standar mutu bahan bakar B30 ke depannya,” ujar Christine seraya menambahkan, pihaknya akan menunggu hasil seluruh uji tes B30 yang memberikan hasil  positif. (E-002)***