Hari Pertama PPDB SMA 2019, Jumlah Pendaftar Membludak

17

Pada hari pertama penerimaan peserta didik baru atau PPDB SMA 2019, pendaftar yang datang membludak. Bahkan, berdasarkan pantauan di SMAN 8 dan SMKN 3 Bandung, Pada pukul delapan lebih tiga puluh menit, jumlah pendaftar sudah mencapai empat ratus orang lebih, di masing-masing sekolah.

Beginilah suasana di SMA negeri 8 Bandung, sekitar jam setengah sembilan senin pagi. Antrean orangtua siswa dan siswa mewarnai suasana penerimaan peserta didik baru atau PPDB di sekolah tersebut.

Wakil gubernur jabar Uu Ruzanul Ulum yang memantau pelaksanaan PPDB pun menyatakan, dirinya bahagia melihat antusias orangtua murid, yang menunjukkan indeks pembangunan di jabar khususnya di dunia pendidikan akan meningkat. Uu pun menyatakan agar lulusan Smp yang tidak diterima di Sma tempat mendaftar tidak khawatir, karena ada program lain dari pemerintah termasuk bagi mereka yang tidak mampu melanjutkan sekolah. Menurut Uu, di jabar ada pondok pesantren yang produknya tidak kalah dengan pendidikan formal. Apalagi perda pesantren sedang dibahas di DPRD agar kelak ponpes mendapat dana hibah dari APBD.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Dewi Sartika, jumlah pendaftar di hari pertama PPDB SMA 2019 membludak. Di SMAN 8 misalnya, kuotanya hanya 370 orang, tapi hingga jam setengah sembilan pagi sudah ada 4 ratusan pendaftar. Begitu juga di SMKN 3 Bandung, dari kuota 680 sudah ada setidaknya 4 ratusan orang yang mendaftar. Berdasarkan data dinas pendidikan, kuota untuk sekolah negeri di jabar hanya 283 ribuan, sedangkan lulusan Smp mencapai 774 ribuan. Sisanya menjadi perhatian pemerintah untuk meningkatkan mutu sekolah swasta.

Dewi pun menjanjikan pemerataan mutu pendidikan dengan cara mutasi guru-guru terbaik. Selain itu, dirinya mengimbau agar para orangtua murid tidak memaksakan diri di hari pertama, karena waktu PPDB masih panjang hingga 22 juni.

Budi Hartati, Bandung Tv.