Hari Ketiga Proses PPDB Pendaftar Masih Membludak Sejak Pagi

9

Hari ketiga penerimaan peserta didik baru, PPDB, tahun Ajaran 2019 tingkat SMA di Kota Cimahi, Jawa Barat, pada Rabu Pagi, masih diwarnai antrean ratusan pendaftar. Membludaknya calon peserta dan wali murid yang mendaftar membuat mereka harus menunggu sejak pagi bahkan saat gerbang sekolah masih tutup. Kesalahan persepsi dari wali murid terkait nomor antrean awal akan bisa langsung masuk sekolah yang dituju, membuat mereka harus rela antre lebih pagi.

Ratusan wali murid calon peserta harus menunggu dan rela antre, di depan gerbang sekolah menengah atas negeri, SMAN, satu Kota Cimahi. Mereka rela menunggu sejak pagi untuk mengambil nomor antrean pada penerimaan peserta didik baru, PPDB, Tahun Ajaran 2019 tingkat SMA.

Tak hanya itu, antrean serupa juga terjadi di SMAN 3 Kota Cimahi. Halaman sekolah penuh sesak dengan keberadaan wali murid dan calon peserta. Hari Kedua PPDB, calon peserta dan wali murid yang mendaftar ternyata jumlahnya hingga mencapai ratusan.

Padahal rata-rata kuota sekolah, terbatas antara 350 hingga 500 siswa saja. Sejumlah wali murid mengakui harus mengambil nomor antrean kemarin pagi, untuk bisa mendaftarkan anaknya hari ini. Adanya salah persepsi dari wali murid datang lebih awal diterima lebih cepat. Padahal penyelesaian berkas administrasi harus dilakukan secara online dengan nomor secara berurutan.

Menunggu sejak Pagi, untuk mendapatkan antrean, sempat bingung dan takut tidak diterima jika terlambat. Hal tersebut menjadi alasan masuk ke SMA Negeri 3 Cimahi, Serta faktor zonasi dan jarak yang dekat dengan rumah, Menjadi alasan para orang tua calon murid mengikuti PPDB di SMAN 3 Cimahi tersebut.

Dengan jumlah kuota terbatas, Mekanisme penerimaan dipriotaskan dengan zonasi atau wilayah terdekat antara jarak rumah calon peserta dengan sekolah.

Algi Muhamad Gifari, BANDUNG TV.