Nikmatnya Menyantap Doclang Kuliner Khas Kota ”Hujan” Bogor

177

Mendengar namanya, mungkin belum banyak orang yang tahu tentang kuliner yang satu ini. Jika di Jakarta ada ketoprak, di Bandung ada kupat tahu, di Bogor ada doclang. Ketoprak, kupat tahu dan doclang merupakan hidangan kuliner yang bahan sajiannya hampir mirip. Potongan ketupat dan tahu yang diberi siraman sambal kacang. Usut punya usut, walaupun terlihat mirip, terdapat perbedaan besar di antara ketiga kuliner tersebut. Doclang memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan kuliner serupa dari daerah lain.Ketupat yang digunakan dalam sajian doclang dibungkus dan dimasak dengan menggunakan daun patat. Konon, daun yang mempunyai nama latin Phrynium capitatum ini sudah sejak lama digunakan masyarakat Bogor sebagai bahan pembungkus makanan.

Daun patat banyak dijumpai di Bogor dan biasa digunakan sebagai bahan pembungkus karena diyakini banyak mengandung serat dan protein, selain juga karena tekstur daunnya yang halus dan elastis untuk  pembungkus.Hal lain yang membedakan doclang dari ketoprak dan kupat tahu adalah penggunaan kentang. Potongan kentang rebus merupakan salah satu bahan utama selain ketupat dan tahu dalam sajian doclang. Secara umum, doclang berisi potongan ketupat, tahu, kentang dan tambahan telur yang diberi siraman bumbu kacang yang berasa agak pedas , ditambah  kerupuk dan sambal .

Doclang dijajakan secara berkeliling oleh sang penjual dengan cara dipikul maupun menggunakan gerobak dorong. Doclang populer sebagai jajanan yang dijual pada waktu sarapan hingga menjelang siang.Namun, ada juga pedagang doclang yang menjualnya sepanjang hari, biasanya  dilakukan oleh pedagang yang mangkal di suatu tempat secara tetap.

(E-001) ***