Jabar Surganya Wisata Belanja

8

BISNIS BANDUNG- Ketua Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Fahlevi Maizano mengakui Jawa Barat adalah surganya wisata alam, kuliner dan belanja. Sedangkan  Sumsel punya wisata olahraga.

“Ketiganya mempunyai kaitan yang erat dalam hal meningkatkan pendapatan asli daerah,” kata Fahlevi disela kunjungan kerja  ke DPRD Provinsi Jawa Barat,  (21/6/ 2019).

Rombongan yang berjumlah sekitar 13 orang tersebut diterima  Anggota DPRD Jabar, Irfan Suryanagara.

Sejalan dengan itu, prospek-prospek wisata lain juga tengah gencar dikembangkan oleh pemerintah provinsi Jawa Barat,  seperti wisata seni dan wisata budaya.Dari  pengembangan wisata itu, Bandung sebagai Paris van Java-nya tetap akan selalu menjadi  terdepan  untuk wisata belanjanya, terutama belanja fashion.

“Dan ini yang membuat kami, tertarik untuk juga melakukan pengembangan-pengembangan ke sana,” kata Fahlevi.

Palembang, sebagai ibukota dari Sumatera Selatan dikenal sebagai pusatnya wisata sejarah. Berarti yang menjadi prioritas utama dalam pengembangannya adalah kultur.

“Selain terikat kultur, wisata sejarah, juga erat kaitannya dengan nilai historis dari kultur tersebut,” jelasnya.

Sama dengan di Jawa Barat, Sumsel  juga  mempunyai objek wisata  kebanggaan, yaitu objek wisata olahraga. Kegiatan-kegiatannya olahraganya tidak hanya regional, tapi juga nasional, dan internasional.

“Semua kegiatan-kegiatan olahraga, kami jadikan kegiatan wisata, sama halnya dengan Bandung yang bisa menjadikan Belanja sebagai objek wisata,” katanya.

Keindahan alam dan geografi  Jawa Barat menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan wisatawan untuk berkunjung ke sini.

Sebagai surganya wisata alam kuliner dan belanja,  DPRD Sumsel  mendapat informasi bahwa dari sektor pariwisata menjadi salah satu penyumbang PAD terbesar APBD Jabar. Untuk itu, sengaja datang ke Jabar, khusus ke DPRD Jabar untuk sharing berbagai pengalaman dalam penataan dan dukungan terhadap sektor kepariwisataan.

“Wisata alam kuliner dan belanja mempunyai kaitan yang erat dalam hal meningkatkan pendapatan asli daerah,” kata Fahlevi Maizano.

Palembang, sebagai ibukota dari Sumatera Selatan dikenal sebagai pusatnya wisata sejarah. Berarti yang menjadi prioritas utama dalam pengembangannya adalah kultur.

“Selain terikat kultur, wisata sejarah, juga erat kaitannya dengan nilai historis dari kultur tersebut,” jelasnya.

“Semua kegiatan-kegiatan olahraga, kami jadikan kegiatan wisata, sama halnya dengan Bandung yang bisa menjadikan  aktivitas belanja sebagai objek wisata,” katanya. (B-002)***