Diduga Keracuan Ikan Pindang Dua Orang Tewas, Puluhan Dirawat

4

Dua orang tewas di duga keracunan ikan pindang yang dibeli di pedagang saat acara perpisahan sekolah, di Kabupaten Cianjur. Sementara puluhan lainnya dilarikan ke puskesmas, karena mengalami mual dan muntah usai menyantap makanan yang sama.

Isak tangis keluarga pecah saat salah seorang korban bernama Riandiani, sebelas tahun,  warga Kampung Cisireum, Desa Jayagiri, Kecamatan Sindang Barang, meninggal dunia setelah sejak semalam mengalami kritis akibat keracunan setelah menyantap ikan pindang yang dibeli orang tuanya dari salah seorang pedagang yang berjualan saat perpisahaan sekolah Jumat siang. Korban merasakan mual dan muntah pada Jumat tengah malam dan langsung dilarikan ke puskemas Sindang Barang. Selain Riadiani, korban tewas lainnya yaitu Ahmad Sadili, lima puluh enam tahun satu kampung dengan korban tewas lainnya. Namun Ahmad Sadili tewas, setelah sempat dilarikan ke IGD, puskesmas Sindang Barang. Saat ini korban sudah dimakamkan pihak keluarga.

 

Berdasarkan data puskesmas Sindang Barang ada empat puluh orang dirawat di puskemas Sindang Barang sejak Jumat malam. Sabtu pagi  diperbolehkan pulang dan  sisanya ada delapan orang yang kondisinya masih dalam pemulihan. Sementara tiga puluh orang warga yang mengalami keracunan, tidak sempat di bawa ke puskesmas, kini dirawat dirumah masing.

 

Dari hasil pemeriksaan dokter puskesmas, keracunan terjadi di tiga RT-an, diduga akibat ikan pindang yang dibeli orang tua siswa saat acara kenaikan kelas di salah satu pedagang disekolah. Ikan pindang tersebut kemudian disantap oleh para korban. Sementara itu pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan terkait kasus keracunan ini. Pihak kepolisian masih memeriksa para saksi dan pedagang ikan pindang, sedangkan barang bukti  ikan pindang yang menyebabkan keracunan masih dalam uji laboratorium.

HERI SETIAWAN , BANDUNG TV .