RIDWAN KAMIL, “INDUSTRI KREATIF LENGKAPI KEKUATAN EKONOMI JABAR”

1

Untuk menstabilkan pertumbuhan ekonomi Jabar, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, berupaya memajukan industri kreatif. Hal tersebut sebagai upaya untuk melengkapi kekuatan ekonomi Jabar, di luar industri manufaktur yang rawan terhadap pergerakan ekonomi global. Fashion menjadi salah satu industri kreatif Jabar, yang menjadi unggulan untuk bersaing di dunia global.

Dengan mengenakan busana karya desainer Indonesia Hari Ibrahim, Ketua Dekranasda Jabar, Atalia Praratya Kamil, turut mempromosikan industri kreatif Jabar. Busana tersebut pun bercorak tenun sutra isam yang merupakan asli karya anak Indonesia.

 

Fashion menjadi salah satu unggulan industri kreatif Indonesia, Jabar khususnya, untuk bersaing di dunia global. Menurut deputi gubernur Bank Indonesia, rosmaya hadi, industri kreatif sangat potensial, karena penduduk milenial di Jabar sangat banyak. Contohnya dengan keberadaan Bekasi Timur sebagai kota dengan akses digital terbanyak di Indonesia, menjadi potensi untuk mengembangkan e-commerce.

 

Gubernur Jawa Barat pun menerima masukan dari Bank Indonesia, untuk memajukan industri kreatif, selain manufaktur yang rawan terhadap pergerakan ekonomi global. Apalagi, dari semua ekspor di Jabar, 33 persennya berasal dari industri kreatif. Kredit UKM industri kreatif pun mencapai setidaknya dua koma tiga triliun rupiah, menandakan pergerakannya luar biasa. industri kreatif pun akan melengkapi kekuatan ekonomi Jabar.

 

Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Jabar, Doni P Joewono berharap, penyaluran kredit bagi umkm terus bertambah, untuk memajukan perekonomian Jabar. Pangsa ekonomi kreatif yang mencapai kisaran 11 diharapkan naik hingga angka 20, sehingga menutup penurunan industri manufaktur.

 

Selain industri kreatif, Pemprov Jabar pun terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, melalui bidang lain, salah satunya industri maritim.

BUDI HARTATI, BANDUNG TV.