Final Show Wacken Metal Battle Indonesia 2019 Di Soreang Berlangsung Semarak

5

Tak terasa untuk yang ketiga kalinya secara berturut-turut sejak 2017, kompetisi berskala nasional W.O.A Metal Battle Indonesia 2019 kembali digelar ,  tahun ini tampaknya makin variatif dan kaya corak musiknya – mulai dari punk yang paling melodik, hardcore yang ultra tough, rock yang sangat menghentak, hingga metal yang paling brutal sekalipun. Ajang ini  terselenggara berkat kerjasama antara DjarumCoklatDotCom (DCDC), ATAP Promotions dan The Metal Rebel. Sepuluh band yang berhasil melaju ke babak final show bertempur secara langsung di atas panggung, pada Sabtu 22 Juni 2019  di Dome Balerame Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung. Dihadapan para metalheads dan para juri, tampil band Belantara asal Bogor , dari Kutai Kartanegara Kalimantan Timur, Katzenmeister dari Bandung , Over Power asal Kediri  Jawa Timur, Paint In Black asal Metro Lampung, Taring asal Bandung dan Wafat dari Surabaya Jawa Timur. Dari ajang ini Taring asal Bandung terpilih mewakili Indonesia di ajang W.O.A Metal Battle di Wacken (Facken) Open Air, Jerman pada 31 Juli 2019 .

Uwie Fitryani “ATAP” selaku Promotor W.O.A Metal Battle Indonesia 2019 mengatakan,  event ini bisa dibilang mewah karena dari segi band pesertanya lebih banyak , bahkan peserta dari luar Kota Bandung , bahkan rombongan dari Lampung dan Semarang sampai menggunakan bis carteran untuk menonton. Selain itu untuk band peserta terjauh yang datang dari Kutai Kalimantan Timur,  kita sangat appreciate  karena jadi bagian pada acara Final Show Wacken Metal Battle Indonesia 2019. Uwie juga menambahkan, untuk jumlah pengunjung di Dome Sabilulungan , kita menargetkan maksimal di 2000 dan tercapai. “ Banyak banget penonton atau rombongan dari luar kota dengan menggunakan bis,” tutur Uwie .

Dijelaskan Uwie , pihaknya akan mengakomodir seluruh kebutuhan bagi pemenang selama berada di Jerman dan setelahnya mereka bisa memberikan kontribusi  dengan menampilkan karya-karya yang lebih baik. Seluruh aktivitas terkait Wacken Metal Battle Indonesia 2019 dimonitor oleh tim Steering Committee, yaitu Ebenz (Burgerkill), Addy Gembel (Forgotten) dan Kimung. Sementara  Agus Danny Hartono, sebagai Marketing Brand SKT sekaligus  perwakilan dari pihak DCDC mengatakan, sangat puas,  karena jika melihat 10 finalis yang perform semua punya nilai hampir merata, walau mungkin ada pembeda juga dari masing-masing juri yang menilainya, khususnya yang miliki passion tertentu sehingga pada saat diskusi dengan steering comitte,  keputusan yang lolos menuju W.O.A di Jerman adalah grup band Taring yang memperoleh nilai yang paling tinggi. Danny menambahkan, ini merupakan event yang tahun ketiga yang didikuti sekitar 208 peserta dan merucut sampai 10 finalis, sementara itu kegiatan ini  akan terus diadakan selama pihak DCDC mendapat izin dari pihak W.O.

 

Rasanya tidak perlu dijelaskan lagi kalau tampil di Wacken Open Air adalah impian setiap band rock/metal manapun, di level apapun, mulai dari Saxon, Iron Maiden dan Slayer hingga Beside 8 sudah paham keagungan festival metal di desa kecil yang selalu digelar setiap tahun sejak tahun 1990 . Jutaan umat metalhead di dunia pun mengamini jika Wacken (Facken) Open Air adalah ranah suci kebudayaan heavy metal bagi mereka yaang wajib dikunjungi .

 Alhasil keputusan dewan juri yang terdiri dari, Man Jasad, Arian 13 dari Seringai dan Luuk Van Gestel  dari Doomstar Bookings memutuskan bahwa tahun ini grup band hardcore Taring dari Bandung yang terdiri diawaki Hardy Nyangnyang, Angga, Gebeg  dan Yuwan lolos untuk mewakili Indonesia berkompetisi di W.O.A Metal Battle, Jerman.

Sementara itu Gebeg, Angga, Yuwan, Hardy sebagai Pemenang W.O.A Metal Battle Indonesia 2019 berkomentar bahwa nggak nyangka band Bandung bisa jadi juara dan akan tampil di Jerman, terlebih W:O:A Metal Battle merupakan festival musik metal yang terbesar di dunia,” ujar Gebeg

“Karena kami nanti akan membawa nama Indonesia, kami harus menunjukkan ciri khas orang Indonesia yang dikenal sangat ramah ,” ujar Gebeg. (E- 009) ***