Ekowisata Kampung Sawah Dikelola Oleh Badan Usaha Milik Desa

68

Ekowisata merupakan salah satu kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan. Ekowisata dimulai ketika dirasakan adanya dampak negatif pada kegiatan pariwisata konvensional. Dampak negatif ini bukan hanya dikemukakan dan dibuktikan oleh para ahli lingkungan tetapi juga para budayawan, tokoh masyarakat dan pelaku bisnis pariwisata itu sendiri. Dampak berupa kerusakan lingkungan, terpengaruhnya budaya lokal secara tidak terkontrol, berkurangnya peran masyarakat setempat dan persaingan bisnis yang mulai mengancam lingkungan, budaya dan ekonomi masyarakat setempat.Pada mulanya ekowisata dijalankan dengan cara membawa wisatawan ke objek wisata alam yang eksotis dengan cara ramah lingkungan. Proses kunjungan yang sebelumnya memanjakan wisatawan namun memberikan dampak negatif kepada lingkungan mulai dikurangi.Di Indonesia ekowisata mulai digalakan pada medio tahun 80-an,saat itu banyak operator wisata menjual paket wisata dengan konsep ekowisata.Perkembangan ekowisata hingga saat ini cukup menjanjikan terbukti dengan makin banyaknya paket wisata yang dijual.Di Jawa Barat terdapat beberapa destinasi wisata yang secara konsep menganut wisata berkelanjutan. Salah satunya adalah destinasi wisata di Desa Talaga Sari Kecamatan Kawali Ciamis.Awal berdirinya objek wisata yang disebut Kampoeng Sawah digagas sekaligus dikelola oleh BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) setempat. Dengan memanfaatkan areal persawahan tadah hujan milik pemerintahan desa, pengurus BUMDES Talagasari mencoba mewujudkan gagasannya. Objek wisata ini memiliki konsep wisata keluarga dengan menawarkan wahana taman bunga, gazebo, kolam ikan dan tempat bermain anak-anak.

Ekowisata Kampoeng Sawah adalah sarana untuk belajar mengenai cara bercocok tanam dan mengenal berbagai macam bunga. Konsep wisata ini swafoto dan wisata edukasi, terdapat beberapa spot yang bisa dijadikan obyek foto oleh pengunjung. Obyek ini dikelilingi aneka bunga yang indah dan enak dipandang. Taman bunga Celosia berwarna merah dan kuning menjadi lokasi favorit bagi pengunjung untuk berswafoto.Tempat wisata ini sepertinya memanjakan para pengunjung dengan berbagai macam spot yang menarik lainnya seperti ayunan, saung tanaman, lorong sayuran pare dan miniatur kapal. Selain spot foto tersebut, Ekowisata Kampoeng Sawah juga mempunya area playground yang cukup lengkap seperti tempat seluncuran mini, jungkat jungkit, trek motor trail dan edukasi ara menanam sayuran, bunga hingga padi.

Harga tiket masuk Ekowisata Kampoeng Sawah ini pun sangatlah terjangkau hanya Rp 5.000/orang. Meski wisata ini masih baru namun pengunjung sudah ada yang dari luar daerah seperti Bandung, Tasikmalaya dan Ciamis. Terutama pada weekend bisa mencapai 500 orang. Sedangkan hari biasa 100-150 orang. (E-001) ***