“Bacank” Sebagai Wadah Penghobi Otomotif di Bandung

4

Jalinan silaturahmi antar sesama anggota terus dilakukan oleh Bacank sebagai sebuah kumpulan penghobi otomotif di Kota Bandung. Tepatnya 6 Juli 2019 lalu, Bandung Campuran And The Genk (Bacank) ini melakukan halal bihalal yang diselaraskan dengan perayaan hari jadinya yang pertama. Sebanyak 75 anggotanya ikut dalam kegiatan touring yang bertajuk “HBH n’ First Anniversary BACANK” yang dimulai Jalan Ambon Bandung lewat Majalaya Kab.Bandung menuju Kampung Sampireun Kabupaten Garut.

Touring jarak pendek ini berlansung dengan sukacita dan tanpa kendala sedikitpun di dalam perjalanannya. Setelah berisitrahat untuk makan siang di Garut, rombongan kembali melakukan perjalanan menuju Bandung dari Garut via Cijapati, berakhir di De Pavijoen hotel Bandung.Pada malam harinya, dalam perayaan Ulang tahun Bacank yang pertama , dimeriahkan oleh hiburan musik. Segenap anggota Bacank berbaur sambil bernyanyi dan berjoged dengan suka cita menikmati alunan musik yang disajikan.
Terbentuknya Bacank tak hanya sebagai ajang kumpul dan bersilaturahmi semata , tetapi memiliki hobi yang sama dalam bidang otomotif. Karena touring bersama-sama sangat mengasyikan meski menempuh perjalanan cukup jauh. Komunitas atau club tidak dapat dipisahkan eksistensinya sebagai wadah berkumpul para pecinta dunia otomotif roda dua yang datang dari berbagai latar belakang. Banyak alasan yang membuat seseorang ikut serta dalam sebuah komunitas otomotif Bacank, mulai dari menambah teman, menambah informasi mengenai tunggangan yang digunakan, sampai ajang melepas penatnya dari rutinitas sehari-hari.

“Klub Bacank ini awalnya adalah penggemar motor eks alumni Fakultas Hukum Unpar, FH Unpad, hingga gabung dengan alumni SMP 5 Bandung, alumni SMA 5 Bandung. dan karena satu pergaulan dalam perkembangannya tidak membawa alumni masing-masing. Dengan menjujung tinggi kearifan lokal dan kedaerahan klub ini kita beri nama Bacank. Sesuai Filosofinya Bacank itu enak kalau hangat, luarnya beras tapi dalemnya daging, itulah kita. Kita tidak berbicara cover, tapi kita didalemnya berbicara silaturahmi, kekompakan dan kekeluargaan,”kata Puguh Wirawan, Koordinator kegiatan Bacank.

Bacank mempunyai sekretariat di Jalan Ambon no. 8 Bandung. Jumlah anggota terus bertambah, sekarang sudah mencapai 100 anggota. Tidak ada ketua dan aturan baku yang mengikat. Namun Bacank Bandung tetap berjalan dan terus rutin berkegiatan setiap bulan. Setiap bulan melakukan touring one day trip alias “gas tipis-tipis” dan setiap dua bulan sekali melakukan touring jauh ke berbagai tempat ke Pangandaran, Yogyakarta, Pelabuhan Ratu dan yang lainnya. Bacank mempunyai rencana membuat touring spektakuler keliling pulau Jawa yang awal keberangkatannya menggunakan pesawat Hercules.
Secara alami, mereka yang datang dari berbagai latar belakang profesi , seperti lawyers, notaris dan pengusaha merupakan komunitas yang memiliki militansi hoby dan kecintaan terhadap otomotif. Keberadaan community ini berawal dari kesamaan hobi, tentunya dimaklumi bahwa kegiatan yang diselenggarakan lebih mengedepankan aspek silaturahmi, menyalurkan hobi otomotif dengan melakukan perjalanan wisata alias touring ke berbagai kota.

Menurut salah satu personel Bacank Herdimansyah Chaidirsyah, kesan pertama komunitas Bacank itu asyik. Kita ketemu dengan teman-teman dengan latar belakang apapun dan profesi apapun tanpa ada sekat dan juga perbedaan. Ketika berkumpul semua have fun melakukan touring. Setiap kegiatannya pun tak perlu banyak aturan dan persyaratan. Nilai silaturahmi terus terjalin disetiap perjalanan touring kemana pun dengan suasana kekeluargaan dan kebersamaan.
“Patut untuk diacungi jempol, semangat kami ini untuk terus menyambung tali silaturahmi.

Walaupun usia klub baru satu tahun, justru semangat dan seringnya berkumpul membuat mereka dihinggapi percaya diri yang tinggi untuk bersama-sama menjaga dan juga membesarkan nama komunitas. Intinya silaturahminya harus tetap dijaga,”ujar, Torry Boediman.

Diakui Roely Panggabean, selaku lawyers yang aktif di komunitas Bacank. Satu tahun usia Bacank , diharapkan bisa meningkatkan rasa solidaritas dan menjalin hubungan baik dengan sesama anggotanya,bahkan dengan komunitas yang lainnya. Dengan harapan hobi ini bisa menyalurkan hal yang positif. Tak hanya kumpul bersama atau gathering dan touring saja, mudah-mudahan Bacank bisa menselaraskan dengan kegiatan bakti sosial secara rutin. (E-002)***