Lampu DRL Serta Fungsinya

89

Lampu Daytime Running Light (DRL) bukan sebagai lampu utama. Namun, keberadaannya sangat membantu meningkatkan keselamatan pengendara. Sebenarnya seberapa besar lampu DRL dibutuhkan dan apa saja fungsinya.
Salah satu fitur yang nyaris tak tertinggal pada mobil-mobil terkini yaitu lampu Daytime

Running Light atau biasa disebut lampu DRL. Meski belum menyeluruh, persentasenya lebih besar dibanding yang tak dilengkapi lampu DRL. Biasanya yang tidak dilengkapi lampu DRL adalah varian terendah mobil-mobil segmen low MPV dan LCGC. Untuk mobil kelas medium ke atas baik MPV, SUV atau yang lain hampir pasti ada fitur yang satu ini.Lampu Daytime Running Light (DRL) adalah lampu yang didesain langsung menyala saat mesin mobil dihidupkan (distarter) baik siang maupun malam. Pabrikan menyematkannya sebagai penunjang keselamatan pengendara sebab memberikan visibilitas kepada pengendara lain dari arah depan. Di malam hari, beberapa jenis lampu DRL bisa menjadi ‘wakil’ dalam memberikan pencahayaan ke jalan raya manakala pengemudi lupa menyalakan lampu utama atau bila lampu utama sedang bermasalah.
Berbeda dengan lampu utama yang memang benar-benar wajib karena fungsinya menerangi jalanan gelap, lampu DRL tidak wajib ada pada setiap kendaraan. Namun keberadaannya memberikan nilai plus yang cukup besar dan berarti.

• Pertama; menunjang visibilitas sebagaimana tertulis di atas. Dengan adanya lampu DRL pengendara lain lebih tahu keberadaan kita, sehingga mereka lebih waspada.
• Kedua; menambah estetika. Mobil yang dilengkapi dengan lampu DRL asli dari pabrikannya nampak lebih menarik dan terkesan mewah dibanding tanpa DRL. Silahkan dibandingkan!
• Ketiga; meningkatkan nilai jual kendaraan. Sudah pasti dengan adanya tambahan fitur tambah mahal pula harga jual mobil. Bisa dicek, meski bukan satu-satunya yang bikin harga mobil lebih mahal, mobil dengan fitur lampu DRL harganya pasti lebih mahal dibanding tanpa DRL. (E-002)***