Waktu Tepat Ganti Helm Motor

77

Sebagai pelindung utama pada bagian kepala para pengendara sepeda motor, kualitas dan kenyamanan helm sudah sewajarnya untuk diperhatikan. Karena helm juga memiliki batas usia atau masa kedaluwarsa.

Pada saat piranti wajib berkendara sepeda motor itu sudah mulai menua, biasanya akan timbul beberapa tanda.

Misalnya, sulit membersihkan goresan pada kaca helm, interior yang mulai kusam dan sobek-sobek, hingga styrofoam sering lepas.

“Biasanya untuk helm-helm yang banyak beredar saat ini ketika styrofoam terus-menerus copot, tandanya helm sudah harus diganti,” kata Oscar pemilik Distributor Helm di Bandung, Senin (8/7/2019). Styrofoam sendiri merupakan lapisan busa di dalam helm yang berfungsi untuk melindungi kepala, pipi dan kening ketika terjadi getaran atau benturan. Bagian ini penting untuk diperhatikan karena langsung bersentuhan dengan kepala pengendara.

“Lalu, tanda lainnya yang mudah untuk dicek adalah interior helm sudah mulai kusam, ada getas, karena sering terkena keringat. Bila helm terus dipaksakan, biasanya busa akan mengempis sehingga helm terasa kendur saat digunakan,” ujar oscar.

Lebih jelas lagi, lanjut dia, pada bagian tertentu di helm akan tertera tanggal pembuatannya. “Jadi tinggal kurangi saja tanggal pembuatan helm dengan tanggal saat ini. Biasanya, usia helm itu tiga sampai lima tahun. Bila sudah melewati, berarti helm sudah harus diganti,” jelas Oscar.

Kadaluarsa helm ini juga tergantung dari pemakaian dan penyimpanannya juga. Jika memakai dan menyimpannya secara sembarangan, bisa dipastikan umur helm akan semakin pendek. Supaya helm tidak cepat kadaluarsa, bisa menyimpannya di tempat yang bersih dan terbuka. Kemudian, untuk penggunaannya juga jangan sampai sembarangan. Jika helm basah karena hujan, harus segera dikeringkan dengan cara yang benar. Lalu hal terakhir yang perlu diingat adalah helm jangan sampai jatuh karena itu bisa mengurangi kekuatannya. (E-002)***