Pemprov Targetkan 300 ASN Bergelar Doktor Lulusan LN

160

BISNIS BANDUNG – Pemprov Jawa Barat menargetkan 300 aparatur sipil negara (ASN) bergelar doktor lulusan luar negeri hingga tahun 2020. Hingga saat ini baru tercatat 75 orang ASN yang telah mengikuti program doktoral di luar negeri.

Kepada wartawan Kepala Bidang Pengembangan dan Karir BKD Jawa Barat, Dedi Mulyadi pada acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate Bandung, Selasa (9/7/2019) menyatakan proses seleksinya ialah ASN yang memiliki kemampuan yang bisa dipertanggungjawabkan.

Sedangkan salah satu syarat yang diajukan ialah ASN berusia di bawah 38 tahun dengan skor International English Language Testing System (IELTS) minimal tujuh.“Jadi kami akan latih bahasa Inggrisnya, riset proposal serta mendorong mereka bersaing mendapatkan beasiswa LPDP. Biaya mereka selama kuliah di S3 itu dari beasiswa. APBD kita untuk menyiapkan mereka meraih beasiswa itu,” kata dia.

Menurut Deni pogram ini bukan berarti perguruan tinggi dalam negeri tidak berkualitas namun agar para ASN akan mendapatkan peĀ­ngalaman yang berbeda dan membuka wawasan yang lebih luas.

“Jadi Pak Gubernur Ridwan Kamil juga menjalin hubungan dengan negara-negara lain dan saat ASN kita belajar di luar negeri, mereka akan jadi duta dalam mengharumkan nama bangsa,” katanya.

“Sehingga mereka bisa menciptakan inovasi dan kolaborasi demi meningkatkan pelayanan publik,” lanjut dia.

Ia menuturkan untuk program doktor dalam negeri sudah berjalan dengan menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk S1 sampai S3 dan ASN di Jabar yang mendapat gelar doktor di ITB sudah ada lima orang dari jurusan teknik sipil hingga bisnis.
“Kami ingin membangun sebuah amosfer berbeda ketika mereka kembali dari luar negeri. Nanti semua lulusan ini ditempatkan sesuai kebutuhan dan keahliannya,” katanya. (B-002)***