Festival layang layang Internasional Memberi Kontribusi Pada Perekonomian

30

Sebagai ikon pariwisata Jawa Barat, Pangandaran sudah sangat dikenal oleh para pelancong domestik maupun mancanegara.Pesona alam mulai dari pantai, cagar alam,sungai,hutan bakau,  bahkan air terjun menjadi daya tarik sendiri bagi para pelancong rela menghabiskan waktunya di Pangandaran.Selain pesona alam jangan lupakan  kuliner,kebudayaan maupun kerajinan tangan masyarakat Pangandaran semuanya merupakan harmoni yang membuat pariwisata Pangandaran seakan tidak ada matinya.Berbagai keunikan di atas merupakan potensi yang tidak terbantahkan sebagai daya tarik utama pariwisata Pangandaran. Sejak tahun 90an ada sebuah kegiatan rutin yang selalu dilakukan oleh pemerintah dan  masyarakat Pangandaran,yakni festival layang – layang berskala internasional.

Pada tahun ini kegiatan tersebut kembali diselenggarakan dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Barat. Festival layang layang internasional dibuka Sabtu 13 juli 2019 , selain peserta dari Indonesia sebagai tuan rumah yang datang dari 18 komunitas dari sejumlah kota/kanupaten, juga diikuti 12 negara . antara lain dari Macau, Filipina, Thailand, India, Hungaria, Mongolia dan Malaysia . Mereka datang ikut festival atasnama grup maupun perorangan. Dari Pemkab Pangandaran,Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) berpartisipasi  menjadi peserta dengan  menerbangkan layang-layang hasil kreasinya.

Bagi masyarakat Pangandaran, layang-layang sudah akrab dan melekat di masyarakat sebagai salah satu bagian dari seni, bahkan  menjadi  budaya masyarakat nelayan, ketika musim paceklik anak-anak dan orang tua menghabiskan waktu untuk bermain layang-layang, sekadar melepas kejenuhan. Sebelum berkembang layang-layang berbahan fiber dan parasit seperti saat ini, layang-layang tradisional terbuat dari daun it tumbuhan yang dikenal masyarakat Pangandaran dengan nama Kadaka yang  banyak tumbuh di hutan. Kemudian, berkembang dengan bahan layang-layang yang terbuat dari bambu dan kertas. Sampai akhirnya , layang-layang menjadi event wisata dan dilombakan dalam skala internasional.

Venue Lapang Katapang Doyong Pantai Timur Pangandaran dikenal sebagai lokasi terbaik untuk bermain layang-layang di Indonesia. Lokasi ini diakui peserta dari mancanegara. Venue terbaik dengan hembusan angin yang ideal untuk bermain layang-layang , selain lokasi yang indah karena berada di pinggir pantai. Pada perhelatan festival layang-layang tahun ini, banyak kreasi tampilan layang- layang, baik layangan dua dimensi maupun layang-layang tiga dimensi , aneka bentuk serta warna warni layang-layang menghiasi langit Pangandaran selama tiga hari. Kegiatan ini tidak pelak mengundang para pengunjung untuk melihat dan menyaksikan keindahan keseruan aneka tampilan layang-layang miliki peserta dalam maupun luar negeri. Disisi lain terselenggaranya festival layang-layang di Pangandaran secara ekonomis menguntungkan pengusaha hotel dan pedagang makanan dan minuman . Seperti diakui oleh  pemilik  hotel yang kamar hotelnya  banyak terisi oleh peserta festival layang-layang, hunian hotel juga membludak karena merupakan akhir dari liburan sekolah. Festival layang layang tidak pelak menjadi stimulus yang meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pangandaran setiap tahunnya,oleh karena itu festival ini akan menjadi agenda rutin  Pemkab Pangandaran dan elemen pariwisata . (E-001) ***