Taman Burung Sukamandi Jadi Habitat Burung Blekok dan Blibis

331

Kabupaten Subang merupakan salah satu kabupaten di Propinsi Jawa Barat yang terletak di bagian utara. Sebagai daerah yang berdekatan dengan pusat-pusat pertumbuhan (Jakarta dan Bandung), Kabupaten Subang sangat strategis, khususnya untuk pengembangan sektor-sektor ekonomi. Sumber daya alam yang dimiliki secara geografis sangat lengkap mulai dari kawasan pegunungan di sebelah selatan, pedataran di bagian tengah dan pantai di bagian utara. Dengan keanekaragaman sumber daya alam dan dinamika sosial yang berkembang saat ini Kabupaten Subang sering kali disebut sebagai “miniatur Jawa Barat.Selain potensi ekonomi keanekaragaman, hayati ini dimanfaatkann pula sebagai destinasi wisata alam.Di Subang  bisa melihat dan mengunjungi banyak  destinasi wisata alam yang telah dikenal oleh para pelancong.

Destinasi wisata yang dikunjungi Mandalawangi terletak di wilayah Sukamandi Ciasem,Kabupaten Subang , berupa taman burung yang letaknya di kawasan Taman Balai Penelitian Tanaman Padi(BPTP) Desa Sukamandi Jaya, Kecamatan Ciasem Subang . Balai Penelitian Tanaman Padi (BPTP) yang kini berubah nama menjadi Balai Besar Padii, perusahaan milik negara yang bergerak dalam bidang penelitian dan pembenihan tanaman padi. BB Padi di kelilingi areal pesawahan yang membentang luas.Selain sebagai tempat penelitian dan pembenihan, area BPTP juga kerap dimanfaatkan warga untuk bersantai atau rekreasi bersama keluarga. Salah satunya  Taman Burung, suasananya yang nyaman dan sejuk menjadi objek favorit warga sekitar. Taman burung  selalu dipenuhi ratusan burung liar yang mayoritasnya berwarna putih.

Sudah sejak lama burung – burung ini bersarang dan beranak pinak di taman tersebut. Pada siang hari, ratusan burung jenis blekok tersebut  terbang mencari makan ke areal pesawahan yang jauhnya hingga puluhan kilometer. Burung – burung ini  terbang hingga ke perbatasan wilayah Karawang, namun akan kembali ke sarangnya menjelang sore hari. Saat ini, Taman Burung BPTP Sukamandi menjadi salah satu ikon wisata dan  cagar budaya lingkungan yang keberadaannya  tetap dirawat dan dijaga bersama. Lokasi yang asri dan sejuk membuat betah para pengunjung selain orang dewasa anak-anak dan pelajar kerap mengunjungi taman burung tersebut disaat liburan. Selain dapat menyaksikan ratusan jenis burung, para pengunjung juga dimanjakan oleh jajanan atau kuliner dilokasi danau yang terdapat di kawasan ini.

Untuk memasuki kawasan taman burung tidak di pungut biaya alias gratis, namunmeski gratis para pengunjung harus menaati peraturan , seperti tidak membuang sampah sembarangan dan tidak mengganggu habitat burung.Para pengunjung yang datang biasanya penasaran dengan berbagai burung yang hidup di sana,mayoritas burung  disini terdiri dari jenis blekok dan belibis. Tidak jarang , burung jenis tersebut kerap jadi sasaran pemburu liar , saat jenis burung tersebut tengah mencari makan di daerah pesawahan  atau saat berada diluar Taman Burung BPTP. (E-001) ***