BENTENG LEGOKJAWA, SAKSI BISU SEJARAH PENINGGALAN BELANDA YANG TAK TERAWAT

65

Benteng atau bunker Legok Jawa di kampung nyalindung, desa cirawamekar, kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Benteng yang diperkirakan dibangun tahun 1912 – 1918 masih berdiri kokoh, meski bangunannya sudah tidak utuh lagi. Benteng tersebut, menjadi saksi bisu sejarah sebagai tempat persembunyian sekaligus tempat eksekusi para pejuang Indonesia.

Inilah benteng atau bunker Legok Jawa yang menjadi saksi bisu perjuangan rakyat Indonesia saat melawan kolonial belanda di Kampung Nyalindung, Desa Cirawamekar, Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat. Benteng yang diperkirakan dibangun tahun 1912 – 1918 ini masih berdiri kokoh, meski bangunannya sudah tidak utuh lagi. Dahulu, bangunan ini digunakan Belanda untuk tempat persembunyian, penyimpanan persenjataan sekaligus tempat eksekusi para pejuang Republik Indonesia. Benteng terletak diatas bukit sebuah perkebunan karet dan pisang dengan menghadap perlintasan rel kereta api Bandung – Sukabumi. Lokasinya cukup tersembunyi dan berjarak dengan perkampungan warga, serta tidak adanya papan penunjuk untuk menuju ke lokasi ini.

Menuju ke benteng Legok Jawa,  kita dapat menggunakan roda dua atau roda empat, melalui Jalan Raya Cipatat masuk ke arah objek wisata Gua Pawon, selanjutnya menuju jalan perkampungan Nyalindung. Kita juga dapat mengambil jalur dari arah jalan raya cikalongwetan,yang dapat langsung menuju ke jalan perkampungan Nyalindung. Benteng tersebut, berada tidak jauh dari sebuah pos yang biasa jadi tempat istirahatnya para pecinta moto trail, benteng Legokjawa pun dapat kita temukan persis berada diatas bukit.

Benteng tersebut berdiri kokoh meski kini telah dipenuhi semak belukar. Di dalam bangunan benteng terdapat delapan ruangan. Sementara di belakang ruangan memiliki celah sebagai akses pintu ke ruangan lainnya. Didalam benteng tedapat sebuah lubang besar menyerupai sumur merupakan bekas galian warga yang dipercayai sebagai tempat tersimpannya harta karun belanda.

Benteng yang bernilai sejarah ini, kondisinya kini tidak terawat bahkan di dinding dindingnya terdapat coretan coretan aksi vandalisme. Benteng Legok Jawa menjadi salah satu benteng yang dibangun Belanda di Cirawamekar, selain Benteng Gedong delapan di perbukitan ganasoli.keberadaan benteng ini semestinya bisa menjadi aset akan kekayaan heritage di Bandung Barat. Namun sayang sepertinya pemerintah belum memperhatikannya hingga saat ini.

ALGI MUHAMAD GIFARI, BANDUNG TV.