33% Warga Jabar Belum Taat Pajak

12

Hingga saat ini, baru enam puluh lima persen warga Jawa Barat yang taat membayar pajak, atau 33 persen warga belum taat pajak. Pemerintah Provinsi Jabar menargetkan, Tahun ini angka 33 persen tersebut menurun setidaknya menjadi 25 persen, melalui sosialisasi dan inovasi program oleh dinas badan pendapatan daerah.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzanul Ulum menyatakan, saat ini tiga puluh tiga persen warga Jabar belum taat membayar pajak. Padahal, pajak tersebut penting untuk biaya pembangunan Jawa Barat. Untuk menurunkan angka tiga puluh tiga persen tersebut menjadi setidaknya 25 persen, Uu menyatakan harus ada sosialisasi yang maksimal terkait pentingnya membayar pajak. Kepala Dinas terkait pun harus menjadi inovator agar target 25 persen tersebut terwujud.

Sementara itu, Kepala Dinas Badan Pendapatan DaerahJ, Hening Widiatmoko menyatakan, pihaknya akan memilah penyebab masih ada 33 persen warga yang tidak membayar pajak. salah satunya pajak kendaraan. ada beberapa aspek yang harus dipertimbangkan dan diselidiki, apakah 33 persen tersebut benar bisa ditagihkan. Hening pun menyatakan, tingkat pendapatan pajak di Jabar cukup tinggi, salah satunya karena jumlah kendaraan di Jabar yang lebih besar, yaitu mencapai 16 juta unit.

Saat ini, Badan Pendapatan Daerah atau BAPENDA Jabar meraih peringkat terbaik secara nasional, dengan inovasi tercepat diantaranya dalam hal pembayaran pajak kendaraan bermotor online. WAGUB berharap, teknologi benar-benar dimanfaatkan untuk mempermudah masyarakat membayar pajak.

Budi Hartati, Bandung TV.