Kemarau, Warga Serbu Pembagian Air Bersih

11

Musim kemarau yang melanda Kota Cimahi beberapa bulan terakhir ini, mengakibatkan sejumlah wilayah kesulitan air bersih, salah satunya yakni di pasirkaliki kota Cimahi. Warga, menyerbu pembagian air bersih yang diberikan oleh petugas UPT air minum secara gratis. Warga rela antri saling bergantian, untuk mendapatkan air bersih kebutuhan sehari hari.

Warga Kelurahan Pasir Kaliki Kota Cimahi, langsung menyerbu mobil tangki air bersih, yang dibagikan secara gratis oleh petugas UPT air minum.

Warga rela antri berjam jam, untuk mendapatkan pasokan air bersih. Air tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari seperti mandi, minum, dan mencuci.

Menurut keterangan sejumlah warga, kesulitan air bersih telah terjadi selama dua bulan terakhir. Warga sebelum mendapatkan air bersih, terpaksa harus membeli dengan harga 2000 rupiah per jerigen, dan untuk mendapatkannya harus menempuh jarak yang cukup jauh.air yang disuplai oleh UPT sebanyak 5000 liter tersebut, untuk didistribusikan ke 300 warga.

Pembagian air minum dari petugas UPT tersebut, ditujukan untuk wilayah yang dilanda krisis air bersih. Seperti di kawasan Cimahi Selatan dan Cimahi Tengah.

Warga berharap, pemerintah Kota Cimahi bisa membuat sumur air bersih, sehingga setiap musim kemarau datang, warga tidak kesulitan air bersih.

Algi Muhamad Gifari, Bandung TV.