Banjir  Impor,  Matikan  Industri Lokal

60

TERUS  terang  saya mencemaskan membanjirnya produk impor dari negeri Cina  saat ini.  Ya, khawatir  melimpahnya produk impor di pasar domestik berpotensi mematikan  industri lokal.  Sudah semestinya pemerintah bisa membendung masuknya produk impor,  khususnya dari Cina dan meningkatkan daya saing di dalam negeri.

Harga  barang impor yang jauh lebih murah,  sangat diminati konsumen, sehingga dikhawatirkan akan menggeser produk lokal yang harganya jauh lebih mahal.   Jika pemerintah tidak melakukan pengaturan terhadap masuknya produk Cina, maka dampaknya akan sangat besar.

Produk Cina, bisa mengungguli produk lokal yang harganya jauh lebih tinggi, sehingga produk lokal tidak diminati konsumen. Kondisi ini pada gilirannya akan mematikan perusahaan lokal. Akibat dari semua itu, maka perusahaan lokal akan ditutup dan meningkatkan pengangguran di dalam negeri.

Kondisi ini  tentunya akan berpengaruh pada investasi asing makin berkurang karena mereka mengalihkan dananya ke negara lain yang akan dijadikan basis produksi ke pasar Indonesia. Hal ini akan menekan ekspor Indonesia ke pasar dan impor barang dari negara lain akan makin banyak masuk ke Indonesia.

Boleh jadi  investor asing, bakal  menginvestasikan dananya baik  di Cina maupun di Vietnam ketimbang Indonesia sebagai basis produksi dan mengekspor produknya ke pasar domestik.  Dan  minat investor akan berubah karena produsen lebih tertarik berekspansi di Cina dan mengekspor barang jadinya ke Indonesia.

Meroketnya  impor barang konsumsi menunjukkan geliat industri nasional belum terlalu pulih meski ada tren meningkat.  Pemerintah harus memberikan dorongan kepada pengusaha agar industri lebih bertumbuh.

Selain itu pemerintah juga harus berani mengambil sikap untuk membatasi masuknya barang konsumsi, khususnya barang yang bisa mematikan produk lokal yang biasanya merupakan hasil dari industri kecil menengah (IKM).

Tak kalah pentingnya pelaku industri harus bisa menumbuhkan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap produk-produk dalam negeri. Sebab penguatan daya saing industri dan pengamanan pasar produk dalam negeri sangat diperlukan saat ini.

Jajang Nurjaman, Cigondewah Bandung