Drs.H. Erwin Hermawan Bisa Berguna Bagi Orang Lain

31

Drs.H. Erwin Hermawan yang lahir di Bandung 13 September 1962 dan anak dari pasangan Dr.H. Sumarya Utoyo (alm.) dengan Hj. Louise Feenstra ini, kini menjabat sebagai Camat di Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis.

     Suami dari Detin Kh Insani  (46) ini menuturkan, ia menjadi Pegawai Negeri Sipil sejak tahun 1991 dan bertugas di Kanwil Sosial Provinsi Jawa Barat selama 6 tahun. Tahun 1997 H. Erwin ditugaskan di  Pangandaran sebagai Kepala Panti Sosial Bina Remaja hingga pertengahan tahun 1999, dan akhir tahun 1999 ia bertugas di BAPPEDA Kabupaten Ciamis sampai pertengahan tahun 2004.

Setelah itu beberapa kali Drs. Erwin Hermawan mengalami perpindahan tugas, di antaranya menjadi Sekdis Pariwisata (2004-2007), kemudian Kepala Bidang Program di Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis 2007- 2008, dan menjadi Camat di beberapa kecamatan sampai tahun 2012. Akhir tahun 2012 Drs. Erwin ditugaskan ke Kecamatan Panjalu hingga saat ini.

“Menjadi PNS/ASN, bekerja dan mengabdi kepada masyarakat secara langsung, mungkin berkaitan dengan latar belakang pendidikan dan  keluarga. Latar belakang pendidikan saya dari STKS, dan keluarga saya adalah PNS,” ungkapnya kepada BB di Bandung.

     Menurut Erwin Hermawan, selama bertugas di beberapa tempat selalu ada kesan tersendiri yang dirasakan. Tetapi yang paling berkesan adalah ketika ia bertugas di kecamatan, karena bisa terjun langsung dalam kehidupan di masyarakat, dan kehadirannya bisa diterima oleh masyarakat setempat.

     Setelah 28 tahun mengabdikan diri sebagai PNS, Erwin berencana akan berwirausaha setelah pensiun, dan memprioritaskan diri untuk mengabdi pada masyarakat, dengan membuka konseling sosial yang  dibutuhkan oleh masyarakat setempat. Selain sebagai Camat, ia juga menjadi pembina di beberapa organisasi kemasyarakatan lainnya, antara lain sebagai Pembina TP PKK Kecamatan Panjalu, Pembina Karang Taruna, Pembina Ormas / Organisasi Sosial. Namun, prioritas utama baginya adalah melaksanakan tupoksi sebagai PNS, kemudian membagi waktu untuk pembinaan di masyarakat

     Penganut moto hidup “Bisa berguna bagi orang lain” ini, selama menjadi PNS/ASN berhasil meraih Penghargaan Pengabdian 10 tahun dan 20 tahun sebagai PNS. Sedangkan sebagai Camat, Drs H. Erwin Hermawan juga meraih juara 1 Sinergitas Kecamatan Tingkat Kabupaten Ciamis tahun 2015.

     Ayah dari Ishma Insani Hermaputri (17), Zalfa Insani Hermaputri (14) dan Aqiila Insani Hermaputri (11) ini mengutarakan, beberapa program yang telah digulirkannya di masyarakat di antaranya adalah,  program pemberdayaan masyarakat dibidang pertanian (KWT berprestasi tingkat provinsi tahun 2014), bidang sosial masyarakat (Peduli Donor Darah), serta bidang pendidikan, yang bekerjasama dengan PP- PAUD DIKMAS, dan berhasil meraih penghargaan dari UNESCO untuk kategori ESD ( Education Sustainable Development), dan masih banyak program lainnya yang berhasil ia gulirkan untuk masyarakat serta meraih prestasi.

“Indikator kesuksesan suatu program adalah, ketika program tersebut bisa diterima, dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyakarat,” tutur Erwin.

Erwin Hermawan juga mengungkapkan, ada 8 desa di Kecamatan Panjalu yang berpotensi di bidang pertanian, perikanan, peternakan dan perkebunan yang kini tengah dikembangkan. Kecamatan Panjalu juga memiliki objek wisata yang sangat potensial untuk dikembangkan, yakni Situ Lengkong, Pasir Raya, Curug Tujuh dan Situs Cidehem di Desa Sandingtaman. Selain itu, Panjalu juga dikenal sebagai tempat wisata religi bagi para peziarah yang datang dari berbagai kota, untuk berziarah ke makam di Nusa Gede Situ Lengkong Panjalu, dan makam KH. Panghulu Gusti di Desa Ciomas.

Kekayaan budaya di Panjalu juga cukup beragam dan banyak dikenal oleh masyarakat luas, seperti di antaranya upacara Tradisi Nyangku yang dilaksanakan setiap bulan Maulud minggu ke 3, serta upacara Tradisi Budaya Nyepuh dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadhan. Untuk bidang seni, Panjalu memiliki  seni Wayang Landung, Buta Kararas, Kuda Bajir dan Debus, yang sering tampil di berbagai acara tingkat kabupaten,  provinsi maupun nasional.

     Saat ini, kondisi pertumbuhan ekonomi Panjalu sangat memiliki potensi untuk berkembang, para pelaku usaha pun semakin banyak, dan usaha kuliner juga berkembang pesat. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, terutama dalam proses pembangunannya, karena Kecamatan Panjalu termasuk salah satu daerah yang rawan bencana, sehingga harus lebih diperhatikan dalam penataan serta pengelolaan pembangunannya.

Sumber daya manusia juga perlu ditingkatkan untuk mendukung keberhasilan program-program pemerintah, sehingga ada kepedulian serta rasa tanggung jawab dari masyarakat untuk menjaga dan melestarikan lingkungan. Seperti, mengubah perilaku masyarakat agar tidak membuang sampah di sembarang tempat, menjaga kelestarian hutan dan alam sekelilingnya. Selain itu juga harus menjaga tatanan nilai-nilai sosial di masyarakat, dan tetap  menjaga keutuhan nilai-nilai gotong royong yang sudah ada, agar tidak hilang terkena pengaruh globalisasi maupun modernisasi. Dalam hal ini, Erwin mengakui bahwa, diperlukan kesabaran, kejujuran serta dukungan dari semua pihak termasuk elemen masyarakat.

     Drs.H. Erwin Hermawan juga mengungkapkan, ia banyak mendapat dukungan  dari istri dan anak- anak serta keluarga besarnya dalam kehidupan  karirnya, selain dukungan dari masyarakat serta pihak-pihak yang selama ini telah bekerjasama  dan memberi andil yang cukup besar.

“Kepada anak-anak, saya memberikan kebebasan dalam menentukan pilihan kariernya sesuai dengan keinginan mereka. Yang terpenting adalah, mereka harus bisa menjadi pribadi yang mandiri, dan bisa memberi manfaat bagi masyarakat serta lingkungannya,” pungkas Drs.H. Erwin Hermawan. (E-018)***