Oknum Calon Pendeta Diduga Mencabuli 7 Anak Dibawah Umur

13

Seorang mahasiswa diduga melakukan pencabulan terhadap tujuh anak yang masih di bawah umur selama 6 Tahun di sebuah rumah di Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur. Perbuatan bejat pelaku terungkap pada bulan maret lalu setelah salah satu korban menceritakan kepada orang tuanya.

Dengan mengaku seorang rohaniawan di Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur tersangka mengelabui ketujuh korban di bawah umur. Tersangka melakukan pelecehan selama 6 Tahun terhadap tujuh orang korbannya yang merupakan anak-anak jemaat gereja. Tersangka melakukan pelecehan seksual di sebuah rumah yang biasa dijadikan tempat berkumpul.

Dalam menjalankan aksinya pelaku terlebih dahulu memperlihatkan vidio porno kepada korban agar terangsang kemudian tersangka melampiaskan aksi bejatnya. Pelaku melakukan pelecehan seksual sejak Tahun 2014 hingga Tahun 2019 kepada tujuh korbannya sejak korban duduk dibangku sekolah dasar.

Kuasa hukum korban menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus tersebut. Sidang perdananya rencananya akan digelar pada Tanggal 1 Agustus 2019 nanti. Sang kuasa hukum korban mengimbuhkan, saat ini kondisi para korban dalam kondisi relatief baik setelah sebelumnya sempat mengalami trauma .

Kepala Seksi Pidana Umum (KASIPIDUM) Kejaksaan Negeri Cianjur Eko Joko Purwanto membenarkan adanya perkara kasus pelecehan seksual tersebut. Kejari Cainjur telah menerima berkas limpahan kasus barang bukti serta tersangka berinisial TLS dari pihak Polda Jawa Barat. Tersangka berinisial TLS tersebut merupakan mahasiswa yang sedang belajar ilmu kependetaan di salah satu gereja di Kecamatan Pacet-Cianjur.

Eko juga mengatakan berkas kasus ini  sudah lengkap dan siap untuk masuk ke persidangan namun persidangan dilakukan secara tertutup karena melibatkan anak dibawah umur.

 

Heri Setiawan, Bandung TV.