SEKDA Jadi Tersangka KPK, Gubernur Tunjuk Asda Jadi PLH

2

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai tersangka atas kasus suap Meikarta Senin 29 Juli 2019. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menunjuk asisten daerah pemerintahan hukum dan kesejahteraan sosial, daud achmad, sebagai pelaksana tugas sekda jabar.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyatakan dirinya baru mendapat kabar Senin 29 Juli 2019 terkait ditetapkannya sekretaris daerah Iwa Karniwa sebagai tersangka kasus suap Meikarta. Gubernur memastikan, penyelenggaraan pemerintahan tidak akan terganggu. Pihaknya pun sudah berkonsultasi dengan kemendagri yang memberikan saran agar Iwa Karniwa fokus pada penyelesaian masalah tersebut. Tugas SEKDA pun didelegasikannya ke Asisten Daerah Pemerintahan Hukum dan Kesejahteraan Sosial, Daud Achmad, sampai waktu yang belum dipastikan.

Ridwan Kamil pun menyatakan pihaknya berkomitmen untuk memperbaiki kekurangan di masa lalu dan melanjutkan yang positif termasuk di dalam memberantas KKN dengan adanya E-Budgeting untuk memastikan proses pembangunan tertib aturan. Selain itu, KPK pun hadir tiap minggu di gedung sate sebagai konsultan. Pihaknya pun memberikan bantuan hukum bagi Iwa Karniwa sesuai aturan yang ada. Emil pun mengimbau agar seluruh kepala daerah kabupaten kota memperbaiki semangat Clean Government dan para ASN memperbaiki integritas mereka. Dirinya pun menyerahkan sepenuhknya peselesaian kasus tersebut terhadap proses hukum yang berlaku.

Emil pun menyatakan dirinya telah berbincang langsung dengan iwa terkait kasus tersebut, Senin Salam. Menurutnya, Iwa telah menerima konsekuensi akibat ditetapkannya dirinya sebagai tersangka.

Senin 29 Juli 2019, Iwa Karniwa ditetapkan sebagai tersangka kasus suap Meikarta Oleh Kpk. Iwa Karniwa Diduga telah menerima suap sebesar 1 Milyar rupiah dari pemkab bekasi untuk pengurusan peraturan daerah tentang rencana detail tata ruang Kabupaten Bekasi.

Budi Hartati, Bandung Tv.