Benny Sebut SK Sekda Pemkot Bandung Bermasalah

95

Sidang lanjutan terkait gugatan Staf Ahli Bidang Ekonomi Pemkot Cimahi Benny Bachtiar terhadap Walikota Bandung Oded M Danial atas pengangkatan Ema Sumarna sebagai Sekretaris Daerah Kota Bandung digelar di pengadilan Tata Usaha Negara. Dalam sidang tersebut Benny meminta majelis hakim membatalkan surat keputusan walikota yang dinilai bermasalah.

Sidang lanjutan sengketa penetapan sekretaris daerah Kota Bandung yang melibatkan Staf Ahli bidang Ekonomi Pemkot Cimahi Benny Bachtiar sebagai penggugat dan Walikota Bandung Oded M Danial sebagai pihak tergugat terus berlanjut di Pengadilan Tata Usaha Negara PTUN Bandung. Dalam sidang tersebut Benny Bachtiar meminta hakim PTUN Bandung membatalkan surat keputusan pengangkatan Ema Sumarna sebagai sekretaris daerah kota bandung karena menyalahi aturan. Pasalnya Benny merupakan salah satu calon yang disetujui oleh Kementrian Dalam Negeri dan telah mendapatkan rekomendasi dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Menurut Benny dalam gugatan ini ia tidak mempermasalahkan jabatan melainkan lebih ke kepastian hukum dan penegakan aturan. Dua hal tersebut dinilai sangat penting jika tidak diindahkan tentunya akan menjadi preseden buruk di tingkat nasional. Menurut benny apa yang dilakukan Oded diibaratkan membangun negara di dalam negara.

Sementara itu kepala bagian hukum pemerintah Kota Bandung Bambang Suhari mengaku pengangkatan Ema Sumarna sebagai Sekda Kota Bandung dinilai telah sah sesuai dengan peraturan perundangan dan telah memenuhi azas-azas umum pemerintahan yang baik.

Terkait dengan surat rekomendasi dari gubernur KEMENDAGRI dan KSN yang menunjuk Benny Bachtiar sebagai Sekda,  Bambang mengaku Walikota Bandung Oded M Danial sudah berkoordinasi dengan gubernur dan meminta wewenang yang atribusinya diberikan untuk memilih satu di antara tiga kandidat hasil seleksi untuk diangkat dan dilantik oleah walikota.

Seperti diketahui Benny Bachtiar terpilih menjadi Sekda Kota Bandung setelah melalui proses lelang terbuka atau open bidding namun di tengah perjalanan Oded justru melantik Ema Sumarna sebagai Sekda.

Yuwana Kurniawan, Bandung Tv.