Surat Nadiem ke Mitra Gojek yang Viral Beri Jaket ke Remaja

1569
Surat Nadiem ke Mitra Gojek yang Viral Beri Jaket ke Remaja

PENDIRI dan CEO Go-Jek Grup Nadiem Makarim memberikan ‘surat cinta’ kepada pengendara Gojek yang memberikan jaket kepada remaja yang telanjang di jalanan. Hal itu diketahui karena ada video yang viral memuat peristiwa tersebut.

Di bawah ini adalah isi surat tersebut:

“Yang terhormat Mitra Driver,

Saya tahu hari ini mungkin bukan hari ulang tahunmu. Tapi untukmu yang spesial, kami memiliki kado istimewa.

Kado ini adalah apresiasi kami terhadap kerja keras kamu, menjadi teladan bagi jutaan Mitra di Indonesia. Kado ini melambangkan penghargaan kami terhadap pengabdian kamu yang menjadi pahlawan bagi puluhan juta masyarakat di Indonesia tiap harinya.

Terimalah kado ini sebagai lambang semangat solidaritas tanpa batas untuk terus berinovasi, berkreasi dan berjuang untuk negeri sendiri.

Nadiem Makarim

Ditemui dalam acara Festival Apresiasi Mitra Go-Jek di Bumi Perkemahan Cibubur pada akhir Juli lalu, driver Go-Jek Syamsul Anwar mengaku tidak menyangka perbuatan baiknya menjadi viral.

Sampai saat ini, ia pun tidak mengetahui siapa sosok orang yang mengunggah video yang membuat banyak orang berdecak kagum itu. Pria berumur 41 tahun ini pun menceritakan kronologi kejadian tersebut.

Kronologi

Pada hari itu, Syamsul hendak mengantar paket dari Pademangan ke daerah Melawai. Saat berhenti di lampu merah, ia melihat remaja yang tak mengenakan sehelai pakaian sama sekali. Sontak, ia pun langsung memutar balik dan menghampiri remaja tersebut.

“Saya cuma ingat sama anak kembar saya yang berusia 14 tahun waktu itu,” tutur Syamsul.

Lantas, Syamsul langsung mengajak remaja itu ke pinggir dari yang tadinya ada di tengah-tengah jalan. Ia pun menanyakan ke remaja tersebut apakah dia sudah makan atau belum. “Pertama-tama, saya tanya kamu sudah makan atau belum, ngapain di situ?,” ungkapnya.

Remaja itu pun menjawab kalau dia belum makan dan mengaku tak mempunyai uang. Mitra Gojek itu juga sempat menanyakan alamat sang remaja tersebut.

“Mohon maaf saya awalnya mengira kalau dia tidak waras, tapi kok saya ajak ngobrol dia ngerti dan menjawab. Ya udah saya langsung inisiatif aja pakein dia jaket,” ujarnya.

Saat itu, sebetulnya Syamsul juga berinisiatif ingin melapor kepada pihak berwajib untuk dapat membantu remaja tersebut. Namun, karena teringat orderan Go-Send nya yang tidak boleh lebih dari dua jam saat itu, akhirnya setelah mengenakan jaket ia pun langsung memberinya uang dan bergegas pergi.

Sampai hari ini, lelaki yang sudah 3 tahun menjadi mitra Go-Jek ini masih tidak menyangka bahwa kejadian itu akan viral. Dia mengaku hanya berbuat spontan saja.

“Go-Jek selalu bangga dengan para mitra driver kami yang berjiwa sosial tinggi dan memiliki inisiatif untuk membantu dan peduli terhadap sesama, termasuk apa yang sudah dilakukan Pak Syamsul,” kata Senior Manager Corporate Affairs Gojek, Alvita Chen. (C-003/asa)***