Eksekusi Rumah Di Warnai Tangis Histeris Pemilik Rumah

30

Eksekusi sebuah rumah yang berlokasi di jalan karang anyar, kelurahan astana anyar Kota Bandung, diwarnai protes dan histeris dari pihak yang menempati rumah tersebut. Dalam prosesnya, Pengadilan Negeri Bandung memenangkan gugatan pemohon, yang memiliki sertifikat resmi. Sehingga dilakukan eksekusi pengosongan. Adu mulut pun terjadi, antara pihak pengadilan, dengan pihak yang menempati rumah.

Adu mulut dan tangis histeris mewarnai proses eksekusi sebuah rumah, di jalan karang anyar, kelurahan astana anyar Kota Bandung. Sambil menangis, salah satu anggota keluarga dari pihak termohon, menolak dilakukannya eksekusi, dan meminta waktu satu sampai dua hari, untuk mengosongkan sendiri.

Pihak yang menempati rumah tidak terima, atas putusan Pengadilan Negeri Bandung, yakni putusan pengadilan nomor 3762 kasasi, yang memenangkan pihak pemohon, yang mengantongi sertifikat resmi. Karena sudah ingkrah, pengadilan pun memutuskan eksekusi dilakukan pada hari ini, dan harus dikembalikan pada pemilik sebelumnya, yakni termohon.

Sebelumnya, pemilik awal pernah menjual rumah tersebut, namun oleh pihak tersebut kembali dipindahtangankan ke pihak termohon. Serangkaian proses pun, telah ditempuh dan pemohon kembali menjadi pemilik asli rumah tersebut. Namun saat akan diambil alih, termohon menolak dan terjadilah adu mulut. Proses pengosongan rumah mendapat pengawalan ketat, dari pihak kepolisian.

Yuwana Kurniawan, Bandung Tv.