Kurangnya Informasi Hambat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

4

Hingga saat ini share produk domestik regionel bruto terhadap PDB Ekonomi Kreatif Jabar tertinggi ketiga setelah DIY dan Bali. Menurut Dirjen industri kecil dan menengah kementerian perindustrian, gati wibawaningsih, sulitnya industri kreatif di Jabar, Bandung salah satunya, akibat kurangnya informasi. Gati pun menantang Pemprov Jabar menumbuhkan wirausaha baru lebih banyak lagi, agar share PDRB terhadap PDB Ekonomi kreatif Jabar pun meningkat.

Berdasarkan data kementerian perindustrian, saat ini, share PDRB terhadap PDB ekonomi kreatif provinsi Jabar 11 koma 81 persen, atau tertinggi ketiga setelah daerah istimewa yogjakarta 16 koma 12 persen, dan bali 12 koma 57 persen. Tapi, Jabar menempati urutan pertama dari 10 Provinsi yang memiliki kontribusi ekspor ekonomi kreatif terbesar yaitu 31 koma 96 persen. Kondisi tersebut menunjukkan potensi ekonomi Provinsi Jabar cukup besar khususnya di bidang ekonomi kreatif. Namun, kementerian perindustrian dan perdagangan berharap, anak-anak kreatif di Bandung lebih menunjukkan prestasi, agar share PDRB terhadap PDB Ekonomi Kreatif Jabar pun meningkat melampaui DIY dan Bali. Apalagi, ada 20 brand lokal dari Bandung. Menurut Dirjen industri kecil dan menengah, Gati Wibawaningsih, pertumbuhan industri kreatif terkendala oleh kurangnya informasi.

Kementerian perindustrian pun menantang Pemprov Jabar menumbuhkan lebih banyak wirausaha baru di Jabar. Menurut Gati, salah satu caranya yaitu membuat bandung kreatif industri center.

Budi Hartati, Bandung Tv.