Yusep Suherman Senang Berorganisasi dan Bergaul

14

Yusep Suherman, kelahiran Bandung 25 April 1964 dan suami dari Siti Yuningsih (52) ini, menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Pengabdian Masyarakat (DPC LPM) Kecamatan, serta sebagai Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Pengabdian Masyarakat (DPD LPM) Kota Bandung, sekaligus juga  menjabat sebagai Wakil Sekjen Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Pengabdian Masyarakat  (DPD LPM) Provinsi Jawa Barat.

Ayah dari M. Herfi A. (28) dan Fauzi Gilang (20) ini menuturkan, ketertarikannya bergabung dengan Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM), karena pada dasarnya dirinya  memang senang berorganisasi dan bergaul dengan masyarakat, serta mengabdikan diri bagi masyarakat sekitar, terutama dalam pemberdayaan, mulai dari menjadi pengurus  RT / RW, serta menjadi Ketua LPM Kelurahan, Kecamatan, Kota Bandung, dan Wakil Sekjen DPD LPM Provinsi Jawa Barat.

“Tupoksi LPM adalah, pemberdayaan masyarakat, perencanaan, pelaksanaan dan pembangunan wilayah dalam upaya mensejahterakan masyarakat,” paparnya kepada BB di Bandung.

Yusep Suherman juga mengakui, sebagai pengurus LPM, selain niat untuk mengabdikan diri, juga karena dipilih oleh masyarakat untuk menjadi Ketua LPM. Sedangkan ia menjadi Wasekjen DPD LPM Provinsi Jabar adalah atas permintaan Ketua DPD LPM Provinsi Jawa Barat, karena kiprahnya, loyalitasnya  serta dedikasinya selama di LPM.

“Organisasi dan jabatan saya saat ini, tentu ada kaitannya dengan profesi saya sebelumnya, yakni sebagai pengusaha di bidang pengadaan barang dan jasa. Sebelumnya, saya menjadi Direktur sebuah perusahaan (cv) kecil,” ungkap Yusep.

Yusep Suherman mau menerima jabatan sebagai Wakil Sekjen yang  baru dijalaninya selama satu tahun sejak 2018, karena ia tertarik pada sisi pemberdayaannya, dimana ia bisa bereskpresi dalam memberdayakan masyarakat melalui program-program pemerintah.

“Uniknya, kita bisa bebas berkreatifitas untuk msyarakat banyak.  Jumlah anggota LPM se Jawa Barat saat ini sekitar 60.000 – 90.000 orang di 27 kota / kabupaten Jabar. Pengalaman menarik yang didapat selama aktif menjadi pengurus LPM adalah, bisa dikenal banyak orang dan banyak cerita yang diperoleh.  Alhamdulillah, selama ini saya belum pernah mendapat pengalaman negatif.  Saya akan tetap eksis di LPM selama badan sehat dan masih dipercaya oleh masyarakat.  Insya Allah, saya siap untuk terus mengabdikan diri di LPM,” ungkapnya.

Penganut moto hidup “Belajar, belajar dan belajar” ini mengklaim, ada banyak manfaat yang diperoleh selama ia aktif di LPM, antara lain, menjaga silaturahim, menambah jaringan pertemanan, menambah wawasan, bisa membantu masyarakat, mudah untuk berkomunikasi dengan birokrat maupun masyarakat, sekaligus juga bisa mengenal berbagai lapisan masyarakat.

“Alhamdulillah juga, perhatian dari pemerintah, khususnya pemerintah Provinsi Jabar  dan beberapa  kota / kabupaten sudah baik,” pungkas Yusep Suherman.

(E-018)***