CIPTAKAN WISATA KAMPUNG DENGAN LUKISAN MURAL 3 DIMENSI

20

BISNIS BANDUNG – Berbagai tempat wisata yang ada di setiap daerah pastilah bertujuan untuk menarik minat wisatawan lokal dan mancanegara dengan tujuan menambah devisa baik itu Negara maupun daerah asalnya.

Dari beberapa tempat wisata yang kita jumpai dan sering kita kunjungi tentunya mempunyai konsep yang berbeda dengan menampilkan unggulan-unggulannya pada setiap lokasi wisata tersebut.

Seperti yang dilakukan warga kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Sumedang selatan Kabupaten Sumedang yang menghiasi tembok tembok dipinggir jalan Ragadiem menuju ke arah perkampungan, banyak ditemui lukisan lukisan mural 3 dimensi yang dapat kita lihat di pinggir jalan tersebut.

Lukisan warna warni tersebut sengaja dibuat warga dengan maksud dan tujuan memperindah lingkungan didaerah Kota Kulon Sumedang, lukisan mural 3 dimensi ini berbagai macam tema, sesuai dengan kondisi tempat wisata yang ada di Sumedang. Seperti lukisan Gunung Tampomas, Waduk Jatigede, Lapangan Bola Cijeruk, Jembatan Gorowong, Curug Cigorobog, hingga Prasasti Lingga yang berada di alun alun Sumedang.

Tidak hanya untuk memperindah lingkungan perkampungan saja, menurut ketua RT setempat Sopiyan, selain Desa Gending menjadi indah karena dihiasi lukisan mural, juga tujuan membuat lukisan mural ini sebagai bentuk apresiasi dalam mewujudkan wisata kampung ditengah Kota Sumedang.

“Kita buat lukisan lukisan di tembok ini atas inisiasi warga juga, mereka ingin ikut berpartisipasi dalam mewujudkan wisata kampung di tengah kota, dari pada temboknya dicorat coret gak jelas, mending di manfaatkan untuk jadi media lukisan mural 3 dimensi, warga sini dan orang orang yang lewat sinipun bisa foto foto selfie dengan background yang disukai, gratis lagi gak pake biaya”, ujarnya ketika ditemui BB di lokasi Selasa siang 13 Agustus 2019.

Tidak hanya sebagai penghias lingkungan dengan tujuan untuk wisata kampung saja bagi warga Desa Gending, lukisan mural ini dibuat agar lingkungan Desa Gending mempunyai ikoniknya sendiri di Sumedang. Dengan kata lain mempunyai ciri khas diantara tersendiri diantara ikon ikon di Sumedang yang sudah ada dan terkenal.

Edi yang mempunyai keahlian melukis mural 3 dimensi dan juga merupakan warga Desa Gending tersebut mengatakan, dirinya merasa senang bisa menyalurkan hobinya melukis, apalagi dengan media yang besar seperti dinding dinding tembok yang berada di sepanjang jalan tersebut, bisa lebih leluasa melukisnya.

“Saya senang banget ide ide melukis saya bisa tersalurkan sekarang, apalagi medianya dinding tembok yang lumayan panjang berjejer, kan bisa semua imajinasi yang ada di pikiran saya bisa di curahkan lewat lukisan mural di dinding ini, selain bisa tersalurkan kan lumayan juga bisa dinikmati warga lainnya ketika lewat kampung kuta dengan berselfie ria,”ujarnya.

Selain dengan maksud dan tujuan memperindah lingkungan serta menjadikan ikon Desa Gending di Sumedang, lukisan mural 3 dimensi ini sengaja di buat di dinding tembok sepanjang jalan, agar terhindar dari aksi tangan tangan jahil yang suka dengan sengaja mencorat coret tembok dengan tulisan tulisan yang tidak jelas menggunakan cat semprot dan lain sebagainya.

“Iya kan ini ide yang sangat bagus sekali, dengan membuat dinding dinding tembok ini di kasih gambar gambar seperti ini juga udah sangat kreatif, selain enak dilihat kan lumayan bisa terkenal nama desa disini karena punya ciri khas sendiri, dari pada di corat coret gak jelas kan jadinya kotor dan kumuh,”ucap Ira,warga dari Tegalkalong yang kebetulan lewat serta menyempatkan diri berfoto selfie dilokasi tersebut.

Warga berharap, dengan dibuatnya lukisan lukisan mural 3 dimensi tersebut, bisa benar benar terwujud sebagai kampung wisata yang nyaman dan strategis karena berada ditengah tengah Kota Sumedang, meskipun hanya lukisan besar di dinding tembok sepanjang jalan saja, tapi sangat berperan dalam usaha memajukan pariwisata di Sumedang meskipun tidak dipungut biaya alias wisata kampung gratis. (E-010)***