SPP SMA/SMK/SLB Tahun Depan Gratis

40

BISNIS BANDUNG – Anggaran Pendanapatan dan Belanja Daerah ( APBD)  tahun anggaran  2020 dapat memenuhi kebutuhan untuk menggratiskan SPP SMA, SMK, dan SLB negeri di Jawa Barat.  Paling tidak  Rp 778 miliar  yang dibutuhkan  bisa untuk menutupi kebutuhan SPP selama  enam  bulan.

Pemdaprov  dan DPRD Jabar  menyiapkan anggaran untuk menggratiskan  sumbagan pembinaan pendidikan  (SPP).  Ada kesepakatan  dari eksekutif dan legislatif  yang  setelah menghitung  ada kecukupan anggaran.

“Kami berkaca pada Jawa Timur dengan memisahkan komponen SPP yang ternyata jumlahnya tidak besar, yaitu sekitar Rp 778 miliar,” tutur  Sekreatris Komisi V DPRD Jabar, Abdul Hadi Wijaya  kepada wartawan, Ahad  (25/8/2019).

Ia  mengungkapkan, biaya pendidikan ditutup oleh BOS Pusat, BOS kota/kabupaten, dan Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) dari Pemdaprov. Akan tetapi, setelah 2016, alih kelola SMA dan SMK, hanya dua kota/kabupaten yang tetap memberikan bantuan yaitu Kota Banjar dan Kab. Pangandaran.

Menurut  Hadi, jika seluruh komponen dihitung maka anggarannya tidak akan mencukupi. Total besaran bantuan dari pusat dan provinsi hanya Rp 1,9 juta per siswa tiap tahunnya.

Sedangkan biaya pendidikan tiap siswa tiap tahun dihitung Rp 4 juta.  Dengan perhitungan ada 2 juta siswa SMA, SMK, dan SLB negeri di Jabar, maka setidaknya dibutuhkan sekitar Rp 4 triliun untuk menutupinya.

“Ini tidak akan terpenuhi karena anggaran tidak cukup,” ujarnya.

Namun dengan mengadopsi model Jatim,  dapat dipenuhi untuk SPP pada Juli-Desember 2020.  Kemudian pada tahun berikutnya akan  dianggarkan sehingga masyarakat Jabar dapat lagi menikmati SPP gratis.

Demikian juga untuk sekolah swasta, dikhususkan bagi pemegang keterangan tidak mampu, sudah gratis SPP di 2019. Ia menyebutkan ada 3.070 siswa negeri dan swasta yang ditanggung SPP oleh Pemprov.(B-002)***