Pemerintah Dorong Konsumen Cerdas

10

BISNIS BANDUNG – Pemberdayaan konsumen harus disosialisasikan secara berkesinambungan  demi tercapainya kondisi harmonis antara pelaku usaha dan konsumen dalam memenuhi kebutuhannya. Cara seperti ini diharapkan menjadikan  masyarakat sebagai konsumen yang cerdas.

Berbagai aspek teknis pelaksanaan UU Nomor 8 tahun 1999 tentang  Perlindungan Konsumen  tersebut  sangat diperlukan. Termasuk bagi kalangan siswa SMA sederajat guna meningkatkan pemahaman wawasan perlindungan konsumen melalui cara menyamakan persepsi  dan aplikasinya.

” Ajang komunikasi  dengan  para pelajar  sangat penting agar bisa disebarkan di lingkungan sekolah rumah maupun di tempat tinggal,” ujar  Kabid Perlindungan Konsumen Disperindag Jabar, Bismack   pada acara edukasi konsumen  dengan  para  pelajar SMAN I  Pangandaran  di sebuah hotel, Selasa, 27 Agustus 2019.

Bismack  mengimbau  apabila  sedang membeli salahsatu produk atau makanan olahan yang sudah kedaluwarsa, segera melaporkannya ke lembaga perlindungan kosumen swadaya masyarakat (LPKSM).  Lembaga  nonpemerintah yang terdaftar dan diakui pemerintah  itu  menangani perlindungan konsumen dalam upaya menjamin adanya kepastian hukum untuk memberi perlindungan kepada konsumen.

Tampak hadir dalam kegiatan eduksi tersebut Sekdis Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kab Pangandaran, Nani Rusyani dan beberapa pakar perlindingan konsumen di antaranya Riva Rahayu.(B-002)***