Tangkuban Parahu Masih “Waspada”

18

BISNIS BANDUNG– Masih saja terjadi peningkatan aktivitas  vulkanik, maka status Gunung Tangkuban Parahu di Jawa Barat sampai saat ini  dinyatakan  waspada  atau  level  dua, belum bisa diturunkan menjadi normal  atau level  satu.erupsi tangkuban perahu

” Ya, apakah mau diubah statusnya atau dicabut,  tapi kenyataannya  sekarang kan statusnya waspada, apakah  normal atau bagaimana, kalau dari laporan ternyata aktivitasnya kurang lebih sama,” kata  Menteri  Eenergi dan Dumber daya Meneral (ESDM) Ignasius Jonan  ketika  meninjau Pos Pemantauan Gunung Api Tangkuban Parahu, Selasa (27/8/2019).

Sebulan setelah erupsi yang terjadi 26 Juli, ia menjelaskan, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi masih mengimbau warga tidak mendekati daerah dalam radius 1,5 kilometer dari kawah karena gas berbahaya masih berpotensi keluar dari kawah.

“Dikhawatirkan keluarnya gas bersamaan dengan erupsi-erupsi kecil itu. Gasnya itu H2S (hidrogen sulfida) dan SO2 (belerang dioksida), ini kan gas yang tidak ramah terhadap makhluk hidup,” kata dia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan menaiki mobil usai meninjau Pos Pemantauan Gunung Api Tangkuban Parahu, Selasa (27/8/2019). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Gunung Tangkuban Parahu sampai sekarang masih ditutup untuk pengunjung. Pembukaan kawasan wisata itu, ia mengatakan, akan dilakukan kalau aktivitas vulkanik Tangkuban Parahu normal kembali.

Direktur Pengelola Taman Wisata Alam Tangkuban Parahu,  Putra Kaban mengatakan bahwa penutupan kawasan Tangkuban Parahu membuat sekitar 5.000 pedagang tidak bisa berjualan di daerah wisata itu.(B-002)***