10 Mobil Terlaris di Indonesia

90

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo)  merilis data penjualan wholesales atau pengiriman mobil dari gudang ke dealer pada Juli 2019.

Toyota Avanza kembali menggeser Mitsubishi Xpander, sedangkan Toyota Rush sukses meningkat pesat.

Sedangkan Suzuki dengan Ertiga-nya terlempar dari daftar 10 unit terlaris di Indonesia (wholesales). Toyota Calya yang pada Juni 2019 menempati peringkat kedua, terpuruk ke posisi 5.

Namun angka penjualan wholesales pada Juli relatif meningkat setelah dua bulan terakhir hampir semua merek terseok-seok. Kondisi politik dan keamanan Pemilu 2019 menjadi salah satu penyebabnya.

Berikut  10 mobil terlaris Juli 2019 secara nasional:

  1. Toyota Avanza

Mobil sejuta umat ini akhirnya kembali ke jalur jawara dengan meraup wholesales 7.484 unit . Rentang angka yang menjadi langganan Avanza selama 2019.

Torehan ini juga bisa dibilang meningkat drastis. Pada Juni 2019, Avanza merosot ke peringkat keempat dengan wholesales, 3.543 unit. Tapi, Avanza juga sukses membukukan 7.362 unit pada Mei dan 9.104 pada April.

  1. Toyota Rush

Toyota Rush sukses membukukan wholesales 6.136 unit pada Juli 2019. Torehan yang cukup mengagetkan sebab beberapa bulan terakhir, mobil Low SUV ini relatif mengalami penurunan. Pada Juni, Toyota Rush hanya bisa mencapai 2.835 unit wholesales. Angka yang sangat jauh dari raihan pada Mei 2019 sebanyak 6.311 unit.

  1. Mitsubishi Xpander

Mobil segemen Low MPV yang tengah gencar melakukan promosi ini terlempar dari kursi tertinggi wholesales.

Pada Juni 2019, Xpander meraih predikat sebagai merek terlaris dengan wholesales 4.624 unit. Sementara pada Juli, Xpander meraup angka 5.775 unit, lebih tinggi dari wholesales Mei sebanyak 5.101 unit.

  1. Honda Brio Satya

Penjualan mobil Low Cost Green Car atau LCGC dari Honda ini juga mengalami peningkatan menjadi 5.655 pada Juli 2019. Angka yang jauh lebih baik dari torehan 2. 652 unit pada bulan sebelumnya. Torehan terbaru dari Brio Satya ini juga lebih baik dari capaiannya pada Mei dengan 4.030 unit dan 3.650 unit pada April 2019.

  1. Toyota Calya

Kali ini untuk dari kelas LCGC, yakni Calya. Mobil di bawah harga 200 jutaan ini meningkat lebih baik dari sejumlah mobil lainnya pada bulan Juni. Tak heran jika Calya menempati peringkat kedua pada bulan lalu.

Adapun wholesales Calya pada Juli sebanyak 5.167 unit. Angka ini menunjukkan tren positif sebab pada Juni Calya meraih wholesales 3.963 unit dan pada Mei 3.877 unit.

  1. Daihatsu Sigra

Pesaing utama Calya ini, berhasil memperbaiki posisinya dalam jajaran mobil terlaris di Indonesia. Pada Juni mobil ini bahkan tidak tembus 10 besar. Beruntung pada Juli , Sigra sukses meraup wholesales sebanyak 3.757 unit.

Angka yang jauh lebih dibandingkan Juni, yang hanya mampu meraih 1.189 unit. Meski demikian, Sigra belum mampu mengulangi kesuksesan pada Mei dengan 4.957 unit dan April berjumlah 6.317 unit.

  1. Toyota Innova

Mobil keluarga yang satu ini berhasil menduduki peringkat ketujuh dalam data Wholesales Gaikindo pada Juli 2019 dengan 3.414. Angka ini relatif menurun jika dibandingkan beberapa bulan terakhir.

Pada Juni Innova berada di peringkat ketiga di tengah kondisi pasar yang lesu dengan raihan 3.693 unit. Angka itu tak lebih baik dari total penjualan Mei 2019 sebanyak 3.916 dan April 4.365 unit.

  1. Honda HR-V

Honda H-RV meraih wholesales 2.884 unit pada Juli. Angka yang jauh lebih baik ketimbang torehan pada Juni dengan 1.410 unit. Melihat angka itu, HR-V sejatinya menunjukkan tren bagus karena selalu meningkat.

Setidaknya dalam tiga bulan terakhir. Pada Mei, misalnya, HR-V meraup wholesales sebanyak 1.621 unit dan April berjumlah 2. 172 unit.

  1. Toyota Agya

Untuk mobil Toyota yang satu ini bisa dibilang meningkat dengan torehan 2.384 unit pada Juli. Angka yang tentunya lebih dari wholesales Juni dengan 1.491 unit, Mei 2.455 unit, dan April 2.274 unit.

  1. Daihatsu Ayla

Mobil murah yang satu ini juga tak mau kalah dengan pesaingnya, yakni Agya. Mobil LCGC ini meraup wholesales 2.148 unit pada Juli. Angka yang terbilang fantastis sebab pada bulan lalu Ayla juga tidak menembus 10 besar dengan torehan wholesales di bawah 1.000 unit.

Pada Juni, Ayla hanya meraih 936 unit wholesales. Sementara pada Mei 2019 mobil murah ini meraih 2.222 unit pengiriman barang dari gudang ke dealer tersebut.

Catatan penting dari daftar industi otomotif terlihat kembali bergairah setelah sebelumnya mengalami masa surut yang panjang. Meski begitu, ada juga merek yang semakin merosot dan hilang dari daftar 10 besar terlaris.  (E-002/BBS)***