Pimpinan DPRD Jabar Kemungkinan Ditambah

17

BISNIS BANDUNG- Melalui rapat paripurna pengucapan sumpah janji, Senin (2/9)  sebanyak 120 Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat  periode 2019-2024 resmi sudah  dilantik di sebuah bangunan bersejarah yakni Gedung Merdeka Jalan Asia Afrika  56 Bandung. Mereka adalah 97  laki-laki dan 23  perempuan.

Pengucapan sumpah  anggota dewan itu  dipandu oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat H Arif Supratman SH MH  didampingi masing-masing pemuka agama. Selesai pembacaan sumpah/janji, acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh masing-masing perwakilan.

Berdasarkan Keputusan KPU Jabar, dari 120 orang  tersebut terdiri  atas  Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 25 kursi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 21 kursi, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) 20 kursi, Partai Golongan Karya (Golkar) 16 kursi, Partai Kebangkitan Bangsa( PKB) 12 kursi.
Berikutnya Partai Demokrat 11 kursi, Partai Amanat Nasional (PAN) 7 kursi, Partai Nasional Demokrat 4 kursi, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 3 kursi, dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo) 1 kursi.

Sebelum pelantikan anggota dewan baru tersebut diawali dengan rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Jabar periode 2014-2019 Ineu Purwadewi Sundari.

Anggota DPRD Jawa Barat periode 2019-2024 M Taufik Hidayat (dari Partai Gerindra) menjabat sebagai Ketua Sementara DPRD Jabar dan Tetep Abdulatip (dari PKS) sebagai Wakil Ketua DPRD Jabar sementara. Penetapan pimpinan sementara DPRD Jabar tersebut berdasarkan raihan kursi suara terbanyak di DPRD Provinsi Jawa Barat.

Beberapa tugas yang harus dilaksanakan pimpinan sementara, antara lain memimpin rapat-rapat DPRD, memfasilitasi peraturan tata tertib, menfasilitasi alat kelengkapan dewan, memfasilitasi pembentukan fraksi-fraksi DPRD dan memfasilitasi pimpinan definitif DPRD Provinsi Jabar.

Tambah pimpinan

Menanggapi Angota DPRD Jabar Fraksi Partai Demokrat untuk menambah jumlah kursi pimpinan DPRD Jabar,  Wakil Ketua DPRD Jabar sementara, Tetep Abdulatip menyatakan  hal  itu tidak ada klausul yang melarang atau pun membolehkan,” kata Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Sementara Tetep Abdulatip kepada wartawan.

Ditemui seusai Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Masa Jabatan 2019-2024, Tetep mengatakan pihaknya telah menampung aspirasi dari Fraksi Demokrat tersebut.

“Tentunya kami tampung dan terkait ini nanti kami juga akan konsultasikan ke Kementerian Dalam Negeri,” katanya.

Untuk diketahui, Anggota DPRD Jawa Barat dari Partai Demokrat Asep Wahyu Wijaya mengatakan usulan penambahan jumlah kursi pimpinan DPRD Jabar 2019-2024 disampaikan karena penambahan jumlah anggota dewan dari 100 menjadi 120 orang.

“UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemda menyatakan jumlah pimpinan dewan lima orang terdiri dari satu ketua dan empat wakil ketua itu untuk anggota dewan berjumlah 85 hingga 100 orang. Sementara jumlah anggota DPRD Jabar saat ini 120 orang dan itu belum diatur soal komposisi pimpinannya,” kata dia.

Pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan seluruh fraksi yang lainnya terkait usulan tersebut.

“Kami sudah melobi, ngobrol, ke fraksi lain juga. Saya harap teman-teman sepakat, karena enggak ada aturan yang melarangnya,” katanya. (B-002)***