YouTube Kena Denda Rp 2,8 Triliun

11

GARA – gara dituding melanggar privasi anak, YouTube terancam harus memmbayar denda yang cukup besar. Tudingan ini sebelumnya disebutkan oleh Federal Trade Commision dan dilaporkan oleh sejumlah media.

Mengutip laman The Verge, Senin (2/9/2019), sejauh ini belum jelas berapa banyak denda yang harusnya dibayarkan oleh YouTube.

Namun, Google disebut-sebut sudah siap untuk membayar denda yang besarannya sekitar USD 150 hingga USD 200 juta atau sekitar Rp 2,1 hingga Rp 2,8 triliun.

Platform video streaming milik Google, YouTube, dituding telah melakukan praktik pengumpulan data dan penargetan iklan.

YouTube dianggap telah melanggar Undang-Undang Perlindungan Privasi Online Anak-Anak (COPPA). Informasi ini sebelumnya pernah dilaporkan oleh The Washington Post pada Juli lalu.

YouTube juga mengumumkan sebuah portal web baru untuk YouTube Kids bersama dengan serangkaian flteir yang lebih cerdas.

Platform berbagi video ini telah membuat perubahan kebijakan sebagai tanggapan atas penyelesaian yang tertunda atas masalah video kekerasan yang disebut-sebut dipasarkan untuk anak-anak.

YouTube juga telah melarang diklan tertarget pada video anak-anak.Hal ini membuat video kurang menguntungkan bagi para pembuat konten.

Pihak YouTube maupun FTC menolak berkomentar atas masalah ini. (C-003)***