Ribuan Buruh Sampaikan Aspirasi Ke Dprd Jabar

6

Ribuan buruh yang tergabung dalam KSPSI Jawa Barat menggelar aksi Longmarch dan berunjuk rasa di depan DPRD Jabar. Mereka menyampaikan Aspirasi ke para Anggota DPRD JABAR yang baru dilantik. Dalam Aspirasi tersebut buruh menyuarakan berbagai tuntutan diantaranya penolakan terhadap revisi undang-undang ketenagakerjaan.

Aksi ribuan buruh yang tergabung dalam KSPSI Jawa Barat ini diawali Longmarch dari monumen perjuangan menuju Gedung DPRD Jabar. Sebagian buruh datang menggunakan sepeda motor, sedangkan lainnya berjalan kaki.

Dalam aksi unjuk rasa kali ini, demonstran menyampaikan penolakan mereka terhadap revisi undang-undang ketenagakerjaan karena dianggap akan menyengsarakan kaum buruh dan keluarganya. Mereka pun meminta agar para Anggota Dprd Jabar yang baru dilantik menginisiasi pembuatan perda tentang proses penetapan upah terutama upah sektoral, dan perda tentang pengawasan ketenagakerjaan di jabar untuk melindungi buruh.

Selain itu buruh pun menyatakan penolakan keras terhadap keputusan menteri tenaga kerja republik indonesia tentang jabatan tertentu yang dapat diduduki tenaga kerja asing. Mereka pun menuntut gubernur jabar segera mengesahkan Umsk 2019 Kabupaten Karawang dan segera membuat surat kepada seluruh kepala daerah untuk segra memproses upah 2020.

Dalam aksi unjuk rasa ini beberapa buruh masuk ke dalam kawasan GEDUNG DPRD untuk beraudiensi dengan Anggota Dprd Jabar. Tidak hanya ke depan Gedung Dprd Jabar buruh pun menyambangi Depan Gedung Sate Bandung dengan dikawal kepolisian. Di gedung sate perwakilan buruh pun diterima untuk beraudiensi. Wakil sementara KETUA DPRD JABAR, tetep abdulatif pun menyatakan akan membawa aspirasi buruh ke DPR RI.

Budi Hartati, Bandung Tv.