Pola Pentahelix Upaya Jawa Barat Jadi Provinsi Digital

7

BISNIS BANDUNG– Pendekatan Pentahelix yang melibatkan akademia, bussiness, community, government dan media (ABCGM) merupakan salah satu upaya Pemprov Jabar untuk menjadi provinsi digital (Digital Province).

“Pendekatan Pentahelix juga menjadi bagian penting dalam perjalanan Pemerintah Provinsi Jabar lima tahun ke depan,” kata Asisten Administrasi Setda Jabar, Dudi Sudrajat dalam siaran pers Diskominfo Provinsi Jabar.

Dalam acara pembukaan Konsultasi Regional Produk Domestik Regional Bruro (Konreg PDRB) di Cirebon, Dudi  mengutarakan  kawasan regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabalnusra) memiliki posisi strategis dalam menopang prioritas pembangunan nasional.

“Menopang 61,54 persen ekonomi nasional. Oleh karenanya pertumbuhan ekonomi wilayah harus dapat saling bersinergi untuk memperkokoh pertumbuhan ekonomi nasional yang berkualitas dan berkelanjutan,” kata Dudi.

Saat ini  Jawa Barat masih terkendala oleh masih adanya ketimpangan distribusi pendapatan, disparitas kemiskinan perkotaan dan perdesaan masih cukup tinggi (6,47 persen dan 10,25 persen).

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat Setiaji mengatakan dengan jumlah desa 5.312, Pemprov Jabar menerapkan konsep kerja sama dan kolaborasi dengan Teori Pentahelix.  Teori tersebut memunculkan program-program Patriot Desa dan Bumdesa, One Village One Company, Desa Digital dan Mobil Siaga Desa serta Dana Desa.

“Semuanya untuk mewujudkan desa yang sejahtera dan bermartabat. Modal awal kita fasilitasi internet di 600 an desa,”  katanya.(B-002)***