Gubernur Jabar: “Saya Nyaman dengan Pak Daud”

273
Gubernur Jabar: “Saya Nyaman dengan Pak Daud”

BISNIS BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil  berbicara blak-blakan tentang sosok Daud Achmad yang dilantik menjadi Penjabat (PJ) Sekrataris Daerah Provinsi Jabar, menggantikan pejabat sebelumnya Iwa Karniwa.

Menurut Kang  Emil, sapaan akrabnya bahwa Daud Achmad dipilih lantaran punya segudang pengalaman. Ia merupakan  salah satu pegawai senior di Pemprov Jabar. Ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Jabar, di samping duduk pada jabatan penting laiinya, sehingga  ia mempunyai relasi kuat dengan para anggota legislator.

 “Pak Daud adalah salah satu yang paling senior dan saya sangat nyaman, juga mantan Setwan sehingga relasi ke dewan insya Allah lebih baik,” tutur   Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melantik Asisten Pemerintahan, Hukum, dan Kesejahteraan Sosial Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar Daud Achmad sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Rabu (11/9/2019).

Pelantikan Daud sebagai Pj Sekda Jabar sesuai prosedur berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia (RI) Nomor 821/8958/SJ tanggal 3 September 2019 perihal Persetujuan Pengangkatan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat.

Sebelumnya, Daud juga ditunjuk sebagai pelaksana harian Sekda Jabar. Penunjukkan itu menyusul penahanan terhadap mantan Sekda Jabar, Iwa Karniwa, oleh KomisiPemberantasan Korupsi (KPK). Iwa Karniwa terlibat kasus dugaan suap terkait proyek Meikarta di Karawang, Jawa Barat.

Daud diangkat sebagai Pj Sekda Jabar terhitung sejak ditetapkan sampai dengan paling lama tiga bulan atau hingga Sekda Jabar definitif dilantik.

 “Saya doakan Pak Daud semoga lancar urusannya dalam tiga bulan ke depan, sehingga kita bisa mendapatkan kelancaran pembangunan dan berita-berita yang ada di ruang informasi masyarakat adalah berita tentang inspirasi dan kesuksesan, bukan drama-drama yang tidak perlu,” katanya.

Sebab, kata Emil, beban tugas Sekda Jabar luar biasa karena harus mampu mengurus hampir 50 juta warga Jabar. Emil pun membuka peluang sebesar-besarnya kepada siapapun yang dinilai layak menempati jabatan Sekda Jabar dan mampu melakukan percepatan pembangunan demi terwujudnya visi Jabar Juara.

Emil mengatakan, jabatan Daud hanya akan berlangsung selama tiga bulan. Selama menjadi penjabat Sekda Jabar,  ia  punya kewenangan mengambil keputusan formal. Dalam sambutannya, Emil juga menugaskan Daud untuk segera mempersiapkan proses lelang terbuka untuk jabatan Sekda Jabar.

Ia pun mengundang para pejabat Pemprov Jabar untuk ikut berkontestasi. “Terhitung paling lama tiga bulan sebelum hadirnya Sekda definitif. Selama ini kami memulai proses lelang jabatan. Bapak ibu yang sudah memenuhi kualitas, tertarik untuk hot seat silakan mengikuti proses. Ada kapabilitas, kecakapan, kapasitas dan garis tangan,” ujar Emil.(B-002)***