Tips Sukses Ala RK di Industri Kreatif

8

RIDWAN Kamil dan Cinta Laura turut meramaikan acara Congress of Indonesian Diaspora yang berlangsung di The Kasablanka Hall, Jakarta, Sabtu (10/8). Keduanya menjadi narasumber utama dalam sharing session yang membahas tentang “Being Creative in a Creative World”. Dalam sesi tersebut, Ridwan Kamil dan Cinta Laura membahas tentang tips sukses untuk tetap bertahan di industri kreatif.

Walaupun keduanya memiliki profesi yang berbeda, tetapi mereka memiliki pandangan yang sama tentang dunia kreatif. Mereka menuturkan bahwa dunia kreatif itu harus menjadi tempat seseorang untuk bisa berkiprah dengan nyaman dan dihargai.

Ridwan Kamil dan Cinta Laura juga menegaskan bahwa untuk bisa bertahan di industri kreatif, seseorang harus tetap fokus dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi.

Ridwan Kamil atau sapaan akrabnya Kang Emil, menceritakan pengalamannya ditolak beberapa perusahaan di New York akibat ketidakpercayaan dirinya.

“Saya dulu ditolak hampir tiga kali sama perusahaan karena tidak percaya diri. Saya selalu menjawab pertanyaan wawancara dengan ragu sampai saya akhirnya ditolak sama dua perusahaan,” jawab Ridwan Kamil.

Tanpa kepercayaan diri dan cita-cita sebagai tips sukses, seseorang akan sulit untuk terus berada di dunia kreatif. Menurut mereka, menjadi kreatif tidaklah mudah. Mereka juga harus memikirkan sebuah dampak dari apa yang akan dihasilkannya.

Hasil Kreativitas Ridwan Kamil

Di acara yang berlangsung selama kurang lebih satu jam tersebut, Kang Emil memaparkan beberapa proyek yang telah dibuat berdasarkan dari hasil kreativitasnya.

Menurutnya, kreativitas bukan hanya sekadar ide, tetapi kreatif itu harus mengetahui dampak apa yang akan dihasilkannya. Dia mengatakan bahwa dirinya ingin tetap berkarya tetapi memiliki dampak bagi masyarakatnya.

Sebagai seorang Gubernur Jawa Barat, dia merasa memiliki sebuah tanggung jawab. Oleh karena itu, dia mendirikan sebuah mobil puskesmas yang disingkat menjadi MPUS.

Hal ini bermula ketika penduduknya di desa sulit untuk mendapat akses kesehatan dan juga terkendala jarak tempuh yang jauh. Akhirnya, dia memikirkan cara bagaimana agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan.

“Saya membuat mobile puskesmas (MPUS). Jadi, orang-orang bisa dapat pelayanan apa saja. Juga, biasanya anak kecil itu takut kalau mau diperiksa. Jadi, nanti bisa bilang kalo, ada MPUS (baca:kucing) datang,” jawab Kang Emil sambil tertawa.

Tidak hanya MPUS saja yang menjadi hasil karyanya. Beberapa bangunan di wilayah Indonesia juga dirancang oleh Kang Emil. Salah satunya adalah Museum Tsunami Aceh.

Dalam membangun museum ini, Kang Emil berharap bahwa gedung ini dapat dijadikan sebagai escape building atau tempat untuk menyelamatkan diri.

Rahasia Ridwan Kamil Temukan Inspirasi

Ridwan Kamil mengatakan ide-ide seperti ini dia dapatkan saat dirinya melakukan perjalanan atau traveling. Dirinya menyebutkan jika traveling menjadi sebuah kegiatan untuk mendapatkan inspirasi penyelesaian masalah (solving problem) dan penemuan solusi (finding solution).

“Yang pertama itu traveling. Kedua itu mencari great idea. Dengan begitu, kita dapat melihat sisi luar yang banyak dan menjadi sumber inspirasi,” ucapnya.

“Desain yang baik adalah menganalisa dan mensistesis (mengumpulkan hasil foto traveling) sehingga mampu membuat solusi dari hasil yang sudah didapat,” jelasnya. [C-003/bim]***