Super Grappler Submission Challenge Di Bandung Dipopulerkan Mahasiswa Komunitas Brazilian Jiu-Jitsu

13

Salahsatu cabang gulat bebas atau submission grappling yang kita kenal sekarang ini , ternyata sangat erat hubungannya dengan Brazillian Jujitsu. Karenanya kompetisi yang diadakan sejak tahun 2006 ini mengalami perbaikan dan penyesuaian dan kesempurnaan dari segi pelaksanaan pertandingan yang dimulai sejak adanya komunitas Brazilian Jiu-Jitsu yang dibawa oleh para mantan mahasiswa di Amerika Serikat dan Australia,  antara lain  Niko Han, Yuristian Armadio,

I Made Wigraha, Martin Hartono, Andre Saputra dan Ivan Hudyana.

 

Tema yang diangkat dalam kegiatan Super Grappler Submission tahun 2019 yang diberikan oleh NIKO HAN selaku Ketua Indonesian Grappling Federation ,  sama dengan tahun sebelumnya yakni The Mission is Submission , setelah sebelumnya diselenggarakan  Surabaya dan Yogyakarta,  kini Bandung sebagai tuan rumah penyelenggaraan di Super Grappler Submission CHALLENGE BANDUNG yang digelar  Sabtu 24 Agustus 2019 lalu, di kawasan Cihampelas Walk Bandung yang dimeriahkan perfoms Female DJ.

Ade Chandra selaku Senior Brand Activation Blibli.com mengatakan,  Super Grappler Challenge di Bandung merupakan ketiga ketiga kalinya pada tahun  2019 . Sebelumnya SGC sudah digelar di Yogyakarta dan Surabaya. “Nanti terakhir di Jakarta sekaligus ada Super Grapller Champion,” ujar Ade.

 

Ade   mengapresiasi banyaknya peserta yang ikut kompetisi grappling di Bandung. Total ada sekitar 90 petarung dari berbagai klub atau 15 dojo. Jumlah tersebut cukup signifikan, mengingat jumlah petarung yang ikut kompetisi di tingkat nasional bisa mencapai 500 orang lebih. “Bila dari sisi peserta, kompetisi yang dimulai sejak tahun 2006 ini setiap tahun bertambah, begitu pula di Bandung. Animo mereka pada olahraga ini cukup tinggi,” kata dia.
Dan uniknya, lanjut Ade , Super Grappler di Bandung digelar outdoor. Jadi lebih seru, apalagi digelar di mall, banyak orang  menonton. Kami juga menghadirkan DJ untuk meramaikan jalannya acara dan diharapkan gelaran Super Grappler Challenge ke depan bisa digelar di luar pulau Jawa.

Sementara itu, masing-masing  meraih hadiah uang pembinaan sebesar Rp 1 juta (juara 1), Rp 500 ribu (juara dua), dan 250 ribu (juara 3), bagi tiga peringkat terbaik dengan pembagian kategori :  • Division Under 54 KG,  • Division 55 – 65 KG ,• Division 66 – 76 KG , • Division 77 – 88 KG , • Division Uper 88 KG ,• Women Division dan, Absolute Division.

 

Rangkaian kegiatannya  akan ditutup dengan pelaksanaan Super Grappler Submission CHAMPIONSHIP di Jakarta pada bulan November 2019 mendatang, semoga proses sosialisasi kepada para penonton yang hadir diharapkan dapat menjaring petarung-petarung baru untuk mendapatkan pengetahuan dan manfaat dari olahraga beladiri ini. (E-009)***