Saluran Limbah Liar Yang Sempat Ditutup Kembali Dibuka

36

Saluran limbah ilegal yang sempat dututup dan meluap selama sepekan lamanya di kawasan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, akhirnya dibuka kembali. Setelah dibuka kembali oleh warga, limbah yang meluap dan menggenangi area jalan serta kawasan pabrik semakin berkurang. Namun demikian, SATGAS Citarum Harum dan Dinas Lingkungan Hidup, yang telah mengambil sampel air limbah berbahaya, telah menindak perusahaan yang mencemari sungai citarum karena membuang limbah tanpa melalui ipal.

Sejumlah warga dan petugas dari SATGAS Citarum Harum, akhirnya membuka sekaligus membongkar coran semen, saluran pembuangan limbah yang sempat ditutup, di kawasan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Coran saluran liar ini dibuka kembali, karena meluapnya air limbah hingga menggenangi beberapa kawasan pabrik selama sepekan. tak hanya itu, genangan limbah juga sempat membuat warga sekitar khawatir, karena menimbulkan bau tak sedap.,

Namun setelah dibuka kembali, genangan limbah yang meluap sudah mulai surut. Meski begitu, SATGAS Citarum Harum tetap akan melakukan penutupan saluran limbah di titik lain di kawasan ini dengan cara dibendung. SATGAS Citarum Harum bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten yang telah mengambil sampel air limbah, memastikan telah menindak perusahaan nakal yang membuang limbah tanpa melalui saluran ipal. apalagi dari hasil pemeriksaan, PH atau tingkat keasaman air limbah yang dibuang pabrik tersebut, diambang batas.

Sebelumnya, pada akhir pekan lalu, SATGAS Citarum Harum menutup 8 titik saluran pembuangan limbah liar dari sejumlah pabrik yang telah mencemari sungai citarum. namun setelah ditutup, limbah justru meluap. Di lokasi ini sendiri, limbah kimia yang mengalir dari pipa terlihat masih dibuang langsung oleh sejumlah perusahaan, meski telah ditindak. Hingga saat ini air sungai citarum masih tercemar oleh limbah, meski sudah ditangani oleh SATGAS Citarum Harum.

Rezytia Prasaja, Bandung Tv.