Budijanto Ardiansjah, SE. Penghargaan Bukan Prioritas, Terpenting Bermanfaat

10
Budijanto Ardiansjah, SE. Penghargaan Bukan Prioritas, Terpenting Bermanfaat

Budijanto Ardiansjah, SE., lahir di Pontianak dan suami dari Endang Sri Mulya, SE. ini, kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah ASITA Jabar, sekaligus juga sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat ASITA Indonesia.

Budijanto Ardiansjah menjelaskan, ASITA merupakan mitra pemerintah yang berdiri sejak tahun 1971 untuk memajukan Pariwisata Nasional, dengan jumlah 34 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) provinsi se-Indonesia. ASITA membantu pemerintah memajukan pariwisata di daerah, termasuk di Jawa Barat.

Budijanto bergabung sejak dibentuknya ASITA tahun 1998. Kemudian, ia maju pada pemilihan Ketua ASITA Jabar pada Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2014. Tahun 2015, ia dipercaya menjadi Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat.

Tahun 2019 ini, Budijanto kembali terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jabar, dan juga kembali menjadi Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat ASITA.

“Kebetulan saya ini lulusan Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, jadi saya memang ada background pendidikan di bidang pariwisata”, ungkapnya kepada BB di Bandung.

Penganut moto hidup “Berbuat yang terbaik agar bisa memberi manfaat bagi orang lain” ini mengutarakan bahwa,  dirinya mulai berkiprah di dunia kepariwisataan sudah sejak tahun 1998, karena komitmennya untuk memajukan pariwisata Jawa Barat, sekaligus menjadikan Jawa Barat sebagai primadona pariwisata di Indonesia.  Saat ini, anggota ASITA Jabar berjumlah sekitar 650 perusahaan. Anggota ASITA Jawa Barat umumnya berada di Kota Bandung, Bekasi dan Bogor. Tapi di daerah lain seperti Sukabumi, Cianjur, Cirebon dan Pangandaran juga berkembang.

Ayah dari Bianca Paramitha Ardiansjah (9) ini mengklaim,  ada beberapa penghargaan yang sempat diraihnya selama ia menjabat sebagai Ketua Umum ASITA Jawa Barat. Tetapi menurutnya, semua itu bukanlah tujuan utamanya, melainkan yang terpenting adalah bagaimana kita memberi manfaat bagi daerah.

“Selama menjalani profesi sebagai pengurus / Ketua Umum Asita Jawa Barat, banyak pengalaman menarik yang diperoleh, yakni ketika berkesempatan untuk berkunjung ke berbagai daerah, mengenali karakter penduduknya, sekaligus menambah teman serta wawasan.  Selama menekuni profesi sebagai pengurus ASITA, ada juga pengalaman unik yang dialami, yakni ketika harus menghadapi kelompok-kelompok yang tidak suka akan kemajuan ASITA, maupun intrik yang terjadi dalam organisasi,” ujar Budijanto.

Dikatakannya juga bahwa, dirinya akan menjabat sebagai Ketua Umum DPD ASITA Jabar sampai tahun 2024. Selain menjabat sebagai orang nomor satu di ASITA Jawa Barat, Budijanto Ardiansjah juga menjabat sebagai Wakil Ketua GIPI Jabar serta Ketua Badan Promosi Pariwisata Kota Bandung.

Diluar bidang kepariwisataan, Budijanto juga menjabat sebagai Ketua Mitra Komando Garnisun Tetap 2 Bandung, Direktur Utama PT. Duta Cemerlang Indonesia dan Komisaris LSP, sekaligus juga sebagai dosen.  Budijanto mengakui, ada manfaat yang dirasakan selama ia menjadi pengurus ASITA Jawa Barat, yakni bisa menambah teman, wawasan, serta kesempatan untuk berkontribusi.

“Tentu bukan hal yang mudah untuk membagi waktu dalam berbagai aktifitas, namun sebisa mungkin, saya selalu membagi waktu saya dengan skala prioritas. Saya adalah tipe otodidak, tapi keluarga dan sahabat selalu memberi dukungan kepada saya,” ucap Budijanto

Penggemar warna biru ini mengklaim,  sudah banyak program yang digulirkan selama ia menjadi pengurus ASITA Jabar. Salah satunya adalah bursa pariwisata (travel mart), yang bertujuan agar Jawa Barat semakin dikenal, serta pelatihan dan seminar yang diadakan bagi anggotanya. Indikator kesuksesan atau kemajuan dari program yang dijalankan, bisa diukur dari eksistensi organisasi di mata pemerintah serta keberlangsungan anggotanya. Bila seorang pelaku usaha bergabung ke dalam ASITA, maka pelaku usaha itu akan memperoleh manfaat dari sisi Networking, relationship maupun kesempatan untuk lebih memajukan usahanya.

Untuk meningkatkan kualitas diri dan profesi, Budijanto berprinsip untuk selalu ‘be humble’, dan ‘sharing positive things’ serta menghargai setiap orang, yang mana semua ini akan membuat kita menjadi lebih baik.

Peran ASITA dalam perekonomian dan pembangunan dengan cara mendongkrak angka kunjungan wisatawan sangatlah vital dan diperlukan.

“Perhatian pemerintah terhadap sektor kepariwisataan saat ini sudah lumayan baik, tapi masih perlu ditingkatkan. Kita selalu mengingatkan pemerintah bahwa, keterlibatan asosiasi dan industri sangatlah penting,” pungkas Budijanto Ardiansjah.

(E-018)***