Hingga September 2019, Diskar Kab Bandung Telah Tangani 351 Kasus

2

Data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Disdamkar Kabupaten Bandung, menunjukan sampai 26 september 2019 lalu, telah terjadi sebanyak 351 kasus kebakaran, yang tersebar di 31 kecamatan Kabupaten Bandung. Jumlah tersebut, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, yaitu 313 kasus.

Kepala Disdamkar Kabupaten Bandung–Kawaludin menilai, peningkatan jumlah tersebut, disinyalir bukan karena bertambahnya jumlah kejadian kebakaran. Namun karena adanya peningkatan kesadaran masyarakat untuk melapor. 351 kasus kebakaran sepanjang 2019, didominasi oleh rumah tinggal sebanyak 128, 16 gudang, 34 pabrik. Sementara kendaraan, gudang rongsokan, lahan semak belukar dan juga hutan, mencapai 173 kali kejadian. Selain kebakaran, beberapa laporan warga terkait permintaan evakuasi dan penyelamatan pun ditangani pihak disdamkar. Tercatat sebanyak 209 kasus, antara lain evakuasi hewan, orang tenggelam, sarang tawon, pohon tumbang dan kasus penyelamatan lainnya. Saat ini terdapat, tiga pos eksisting yakni di Soreang, Ciparay dan Cicalengka, serta enam pos tambahan berlokasi di Taman Kopo Indah Margaasih, Ciwidey, Pangalengan, Kertasari, Majalaya dan Cileunyi. Dengan bertambahnya jumlah pos, waktu merespon jajaran Disdamkar Kabupaten Bandung, untuk sampai tempat kejadian pun semakin tinggi, karena standar pelayanan minimal, 15 menit.

Di tahun 2018, presentasi hanya tercapai 66% dari total penanganan. Namun dengan penambahan jumlah pos, capaian standar pelayanan minimal di bawah 15 menit ini, meningkat menjadi 83%. Selain pemadaman, petugas damkar pun melakukan penghitungan jumlah kerugian, dan aset yang berhasil diselamatkan. Sepanjang tahun 2018 dari 313 penanganan kasus, kerugian diperkirakan mencapai, lebih dari 50 miliar rupiah dan nilai aset yang terselamatkan, mencapai kisaran 257 miliar rupiah.

 

Rezytia Prasaja, Bandung Tv.