Pembunuhan Bocah Perempuan Di Sukabumi, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Mati

1312

Kematian tragis bocah perempuan dengan cara keji oleh kakak dan ibu angkatnya, di Sukabumi, beberapa waktu lalu, menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Pihak keluarga korban  meminta agar ketiga pelaku SR, RG dan RUD, segera di proses hukum. Pihak keluarga berharap agar mereka dihukum mati.

Terungkapnya kasus pembunuhan dan pemerkosaan yang dilakukan oleh kakak dan ibu angkat, NP. SR , RG dan RUD, oleh polisi, di kampung Bojongloa Kelurahan Situmekar, Lembursitu, Kota Sukabumi,  menyisakan duka bagi keluarga korban. Terutama ayah kandung korban. Pasalnya sejak umur tujuh bulan, ayah dan ibu kandungnya sudah bercerai. Karena masalah ekonomi,  korban sudah di berikan kepada orang lain untuk dirawat hingga diangkat oleh tersangka SR .

Hadi, ayah NP, mengungkapkan, awalnya ia tidak mengetahui jika mayat bocah perempuan yang di temukan di sungai cimandiri, nyalindung, kabupaten sukabumi, merupakan anak kandungnya. Pasalnya, selama ini ia tidak mengetahui jika anaknya tersebut, tinggal bersama tersangka. hadi mengetahui anaknya jadi korban pembunuhan setelah di beritahu pihak kepolisian. Bahkan sejak lama hadi mencari keberadaan putrinya tersebut.

Hal yang sama juga diungkapkan tati, bibi korban. Tati sangat kehilangan keponakannya tersebut, apalagi semasa hidupnya, tati jarang bertemu dengan korban. Hingga akhirnya harus meninggal secara tragis dibunuh dan diperkosa oleh kakak dan ibu angkatnya. Ia pun berharap kepada para pelaku untuk dihukum seberat-beratnya bahkan hukuman mati.

Sebelumnya, warga Kampung Wangunreja, Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi, dikejutkan dengan penemuan mayat bocah perempuan berusia lima tahun, di sungai cimandiri. Hasil penyelidikan polisi, ternyata mayat bocah tersebut merupakan korban pembunuhan dan perkosaan oleh kakak dan ibu angkatnya. Kini para tersangka di tahan di sel tahanan polres Kota Sukabumi, untuk menunggu proses hukum selanjutnya.

Budi Setiawan, Bandung Tv.